SAR Natuna Pastikan Repeater di Puncak Gunung Ranai Berfungsi Optimal

Foto bersama usai pengujian repeater di puncak Gunung Ranai pada Sabtu, 18 April 2026. ANTARA/HO-Kantor SAR Natuna

SAR Natuna Pastikan Repeater di Puncak Gunung Ranai Berfungsi Optimal

Silvana Febiari • 19 April 2026 16:03

Natuna: Kantor SAR Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), melakukan pengecekan dan pengujian fungsi repeater di puncak Gunung Ranai guna memastikan alat berfungsi optimal. Kegiatan ini melibatkan lima personel SAR dan dibantu tiga personel TNI.

"Kantor SAR Natuna melaksanakan pengecekan dan pengujian fungsi repeater di Gunung Ranai guna memastikan keandalan sistem komunikasi dalam setiap pelaksanaan operasi," ucap Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman, dilansir dari Antara, Minggu, 19 April 2026.

Kegiatan dilaksanakan di puncak Gunung Ranai, yang memiliki ketinggian sekitar 1.035 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026.
 


Repeater merupakan perangkat jaringan yang berfungsi menerima sinyal lemah, memperkuat, dan memancarkan kembali untuk memperluas jangkauan. Alat ini penting bagi Kantor SAR Natuna karena mempermudah pekerjaan mereka, baik dalam kegiatan siaga, operasi SAR, maupun latihan.

TNI yang terlibat dalam pengujian merupakan personel Peleton Komunikasi Batalyon Komposit 1/Gardapati. Kehadiran TNI, lanjut dia, merupakan wujud sinergi antar-instansi dalam memperkuat kesiapsiagaan di wilayah perbatasan, seperti Kabupaten Natuna.

Repeater ini adalah tulang punggung komunikasi kita di lapangan. Dengan berfungsinya perangkat ini dengan baik, komando dan koordinasi antara SRU (unsur operasi SAR), posko, dan petugas siaga komunikasi akan semakin optimal,” jelasnya.


Proses pengujian repeater di puncak Gunung Ranai pada Sabtu, 18 April 2026. ANTARA/HO-Kantor SAR Natuna


Dari hasil pengujian, lanjutnya, repeater dalam kondisi optimal. Tim langsung turun gunung pada hari yang sama dalam kondisi baik dan aman.

Rahman mengapresiasi dukungan personel Peleton Komunikasi Yonkomposit 1/Gardapati. Kolaborasi tersebut, kata dia, penting sesuai amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan SAR yang bersifat terpadu.

"Dukungan dari rekan-rekan TNI menjadi kekuatan kita untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat,” ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)