Respons MUI, Pramono Bakal Benahi Prosedur Pemusnahan Ikan Sapu-sapu

Ikan sapu-sapu. Foto: Dok. Antara.

Respons MUI, Pramono Bakal Benahi Prosedur Pemusnahan Ikan Sapu-sapu

Aris Setya • 20 April 2026 15:09

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi kritik Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait prosedur pemusnahan ikan sapu-sapu di perairan ibu kota. Pramono menegaskan akan segera melibatkan tenaga ahli guna menata ulang tata cara penanganan spesies invasif tersebut.

"Mengenai ada saran dan kritik dari MUI, nanti saya minta untuk yang ahli menyesuaikan tata caranya," ujar Pramono di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, 19 April 2026.
 


Meski prosedur akan dievaluasi, Pramono memastikan tindakan pengendalian populasi ikan sapu-sapu tetap menjadi prioritas. Hal ini disebabkan jumlah populasi ikan tersebut di perairan Jakarta sudah melampaui batas wajar dan mengancam keseimbangan ekosistem air.

"Di Jakarta Selatan itu lebih dari 3,5 ton, dan total hampir 6,5 ton ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap," jelas Pramono.

Berdasarkan hasil operasi pembersihan yang dilakukan jajaran Pemprov DKI dalam sehari, sebaran ikan sapu-sapu di Jakarta memang menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Pramono menegaskan bahwa langkah ini tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial belaka, melainkan harus dilakukan secara berkelanjutan.


Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Foto: Dok. Antara.

"Harus dilakukan konsisten. Pemprov DKI Jakarta juga berencana membentuk satuan tugas khusus dari unsur PPSU demi menjaga keberlangsungan ekosistem air di ibu kota," jelas Pramono.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)