Ilustrasi hotel. Foto- Shutterstock
Pemprov DKI Gandeng Hotel Bidik Wisata Kebugaran
Achmad Zulfikar Fazli • 2 July 2026 20:40
Jakarta: Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta berkolaborasi dengan industri perhotelan dan agen perjalanan mengadakan program wisata kebugaran dan kesehatan (wellness tourism dan medicine tourism). Kolaborasi ini merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan posisi Jakarta sebagai kota global.
"Paket-paket bundling dengan hotel dan tempat-tempat wellness ataupun paket pengobatan yang ada di Jakarta, seperti di Rumah Sakit Pondok Indah, Rumah Sakit Cipto, dan sebagainya yang punya kelebihan-kelebihan dalam hal medicine," kata Ketua Subkelompok Usaha Pariwisata, Disparekraf DKI Jakarta, Syarif Hidayat dalam acara daring yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Menurut Syarif, selama ini industri pariwisata di Jakarta, seperti hotel, sudah punya program-program, tapi mereka hanya jalan sendiri. “Kami dari Pemprov punya keinginan bagaimana caranya antara satu asosiasi dengan asosiasi yang lain saling berhubungan," kata Syarif.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) DKI Jakarta, Rina Darmawan, berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat mengumpulkan agen perjalanan dalam kegiatan-kegiatan.
"Karena kalau tidak, masing-masing jalan sendiri. Karena kami mungkin secara sektoral agak sungkan, tapi kalau ada dinas yang mendorong kami untuk berkumpul dan mengadakan kegiatan yang bisa dilakukan bersama-sama, itu sangat menyenangkan," kata Rina.
%202025_%20ANTARA_HO-Kementerian%20Pariwisata.jpeg)
Sejumlah pengunjung mencoba salah satu layanan kebugaran dalam ajang Wonderful Indoensia Wellness (WIW) 2025. ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata
Dalam kesempatan berbeda, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyampaikan Kota Jakarta memiliki kekayaan warisan kebugaran seperti pijat Betawi, ramuan herbal nusantara, bir pletok, tradisi meditasi, dan olah tubuh.
Menurut Wagub, semua ini merupakan kekayaan autentik yang menjadikan Jakarta berdaya saing kuat di tingkat regional maupun internasional. Rano menyampaikan Jakarta dengan segala dinamikanya sedang bergerak menuju transformasi besar.
"Menuju kota global yang bukan hanya kompetitif tetapi juga nyaman, seimbang dan membahagiakan bagi seluruh warganya," kata Rano.