Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews.com/Adinda Vinka.
Jakarta Gelontorkan Subsidi Rp6,4 Triliun untuk Transportasi hingga Air
Fachri Audhia Hafiez • 21 January 2026 16:50
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,4 triliun untuk berbagai subsidi sepanjang tahun anggaran 2025. Dana jumbo tersebut dikucurkan untuk sektor transportasi, pangan, pengelolaan air limbah, hingga pemenuhan kebutuhan air minum bagi warga Ibu Kota.
“Pemberian subsidi transportasi, pangan, pengelolaan air limbah dan air minum mencapai Rp 6,4 triliun,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat konferensi pers realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 di Balai Kota Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 21 Januari 2026.
Pramono menjelaskan, langkah ini merupakan strategi utama pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah rentan. Salah satu kebijakan yang paling dirasakan adalah keputusan untuk menahan tarif transportasi umum. Ia memastikan tarif Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta tidak mengalami kenaikan guna menjamin keterjangkauan layanan.
Selain mobilitas, sektor air bersih juga menjadi perhatian serius. Melalui Program Kartu Air Sehat, sebanyak 386.000 pelanggan atau sekitar 34,8 persen dari total pelanggan di Jakarta menerima keringanan tarif air bersih. Kebijakan ini terbukti efektif menjaga angka inflasi Jakarta di level 2,63 persen, lebih rendah dibanding inflasi nasional yang mencapai 2,92 persen.
.jpg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews.com/Adinda Vinka.
“Kebijakan subsidi ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan menopang stabilitas ekonomi Jakarta,” tegas Pramono.
Pramono menambahkan, pengendalian inflasi dilakukan secara komprehensif mulai dari menjaga ketersediaan pasokan hingga kelancaran distribusi. Dengan sinergi komunikasi publik yang kuat, Pemprov DKI optimis stabilitas ekonomi Jakarta tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global.