Pramono Luncurkan 32 Bus Sekolah Baru Ramah Disabilitas

Peluncuran angkutan sekolah ramah disabilitas tahun 2026. Foto: Metro TV/Cony Brilliana.

Pramono Luncurkan 32 Bus Sekolah Baru Ramah Disabilitas

Cony Brilliana • 21 January 2026 14:52

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan peluncuran angkutan sekolah ramah disabilitas tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan transportasi inklusif di Ibu Kota. Dalam peresmian tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah 32 armada bus baru dan membuka lima rute tambahan yang tersebar di lima wilayah kota Jakarta.

“Mudah-mudahan armada bus ini akan memberikan kemudahan bagi anak-anakku sekalian yang akan berangkat pulang sekolah dan beraktivitas sehari-hari yang berkaitan dengan sekolahnya,” ujar Pramono saat prosesi peluncuran di Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.
 


Pramono menegaskan, penambahan bus medium dan mikro ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjamin hak mobilitas yang setara bagi seluruh siswa, terutama penyandang disabilitas. Dengan fasilitas ini, diharapkan tidak ada lagi hambatan bagi peserta didik untuk menjangkau institusi pendidikan.

Senada dengan Gubernur, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan bahwa pengembangan layanan ini mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 57 Tahun 2022. Syafrin menekankan pentingnya transportasi publik yang mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Melalui program bus sekolah ramah disabilitas ini Pemprov DKI Jakarta kembali menegaskan komitmen untuk mengimplementasikan transportasi publik yang inklusif, memenuhi hak dasar peserta didik penyandang disabilitas,” ungkap Syafrin.


Peluncuran angkutan sekolah ramah disabilitas tahun 2026. Foto: Metro TV/Cony Brilliana.

Hingga saat ini, Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) DKI Jakarta telah mengelola total 230 unit armada yang melayani sekitar 41 ribu pelajar setiap harinya. Adapun lima rute baru yang dibuka meliputi jalur Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC)–Ciledug, Rusun Rawa Bebek-Rorotan, BNN-Cipinang via Jatinegara, Kampung Rambutan-Lebak Bulus, serta Permata Hijau-Lebak Bulus.

Program ini diharapkan mampu mempercepat visi Jakarta sebagai kota global yang inklusif, di mana sistem transportasi publik yang aman dan nyaman dapat dirasakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)