Kurs Rupiah Hari Ini 25 Maret 2026: Mendarat di Level Rp16.911/USD

Ilustrasi. Foto: dok MI/Usman Iskandar.

Kurs Rupiah Hari Ini 25 Maret 2026: Mendarat di Level Rp16.911/USD

Ade Hapsari Lestarini • 25 March 2026 16:31

Jakarta: Kurs rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan sore ini melemah tipis. Padahal, pada perdagangan pagi, mata uang Garuda itu sudah menunjukkan penguatannya.

Mengacu data Bloomberg, Rabu, 25 Maret 2026, rupiah melemah 13,5 poin atau setara 0,08 persen ke posisi Rp16.911 per USD jika dibandingkan perdagangan pagi yang berada di posisi Rp16.895 per USD.

Sementara berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah malah menguat 73 poin atau setara 0,43 persen menjadi Rp16.905 per USD dibandingkan sebelumnya yang berada di posisi Rp16.978 per USD.

Adapun data informasi kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) mencatat rupiah berada di posisi Rp16.905 per USD. JISDOR adalah kurs referensi bank sentral yang digunakan sebagai dasar transaksi perdagangan berbasis valuta asing.


Ilustrasi. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
 

 

Rupiah sempat diprediksi melemah


Melansir Antara, analis mata uang dari Doo Financial Futures Lukman Leong sebelumnya mengatakan pelemahan rupiah pagi tadi dipengaruhi Selat Hormuz yang masih ditutup.

"Sentimen umum masih risk off, harga minyak masih tinggi dan Selat Hormuz masih ditutup, dan investor masih belum sepenuhnya yakin dan terus berhati-hati memantau perkembangannya," jelas dia kepada Antara, Rabu, 25 Maret 2026.

Mengutip Sputnik, Iran telah mengambil langkah untuk memastikan kapal transit yang tidak berafiliasi dengan Amerika Serikat (AS) atau Zionis Israel dapat melintasi Selat Hormuz. Blokade Selat Hormuz dipicu oleh operasi AS dan Israel terhadap Iran.

Seperti diketahui, Selat Hormuz merupakan jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global. Blokade terhadap jalur itu telah memengaruhi tingkat ekspor dan produksi minyak di kawasan tersebut.

"Harga WTI (West Texas Intermediate/minyak mentah yang diproduksi di Texas, AS) saat ini adalah USD88 per barel dan brent USD98 per barel," ujar dia.

Di sisi lain, ada harapan de-eskalasi perang Iran menghadapi agresi AS-Israel seiring laporan AS telah memberikan Iran rencana yang dapat mengakhiri konflik tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)