Presiden Amerika Serikat Donald Trump. The New York Times
Trump Klaim Iran Inginkan Kesepakatan, Tapi Tak Berani Mengakui
Fajar Nugraha • 26 March 2026 16:34
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi di tengah operasi militer yang masih berlangsung.
Pernyataan itu disampaikan dalam acara penggalangan dana Komite Nasional Kongres Partai Republik, Rabu, 25 Maret 2026.
Trump mengatakan Iran sangat ingin mencapai kesepakatan, tetapi takut mengungkapkannya secara terbuka.
“Mereka ingin membuat kesepakatan, tetapi takut mengatakannya,” ucap Trump, dikutip dari Anadolu, Kamis, 26 Maret 2026.
Trump menegaskan bahwa tindakan militer dilakukan untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Ia mengatakan langkah tersebut sebagai upaya “menghilangkan ancaman” yang dianggap mengganggu stabilitas.
Dalam pernyataannya, Trump juga mengklaim militer AS berhasil menggagalkan serangan besar dari Iran. Ia menyebut seluruh 100 rudal yang diluncurkan Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan AS.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak operasi militer bersama AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Konflik tersebut dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.300 orang.
Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. Konflik ini juga menyebabkan korban di pihak militer Amerika dengan puluhan personel tewas dan ratusan lainnya terluka.
(Keysa Qanita)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com