Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud (kanan) menerima penghargaan NGA 2026 dari Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kiri). Foto: Metro TV.
Raih Penghargaan NGA 2026 Kategori Economic Growth, Ini Profil Balikpapan
Anggi Tondi Martaon • 30 April 2026 20:29
Jakarta: Kota Balikpapan berhasil menorehkan prestasi dalam National Governance Awards (NGA) 2026 kategori Economic Growth Excellent City in Progressive Poverty Rate. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang dinilai stabil dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengapresiasi penghargaan tersebut. Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Balikpapan.
“Penghargaan ini bukan semata untuk saya, tetapi untuk seluruh warga Kota Balikpapan yang telah menjaga kondusifitas daerah. Berkat kolaborasi dan kerja sama semua pihak, pertumbuhan ekonomi di Balikpapan dapat berjalan dengan baik,” kata Rahmad dikutip dari Media Indonesia.
Pertumbuhan Ekonomi Dua Digit dalam Setahun
Penghargaan yang diperoleh bukan tanpa sebab. Salah satu kota di Kalimantan Timur itu berhasil menggenjot pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir.Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Balikpapan mencapai 10,24 persen. Naik signifikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi 2024 di angka 3,23 persen. Pertumbuhan ekonomi itu diikuti penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran. Pada 2025, angka kemiskinan di Balikpapan mencapai 5,84 persen. Turun dari 6,22 persen pada 2024.
Sementara itu, angka kemiskinan di Balikpapan berhasil ditekan di titik 1,97 persen pada 2025. Turun dari angka kemiskinan di 2,23 persen pada 2024.
Kekuatan Ekonomi Balikpapan
Balikpapan mengandalkan sejumlah sektor untuk menopang perekonomiannya. Mulai dari industri pengolahan hingga potensi sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.Berikut rincian potensi ekonomi Balikpapan
Industri Pengolahan
Industri pengolahan menjadi motor utama ekonomi di Balikpapan. Sektor tersebut menyumbang 48 persen terhadap pendapat domestik regional bruto (PDRB) Balikpapan.Industri pengolahan Balikpapan didominasi minyak dan gas (migas), kilang, serta turunanya.
Logistik dan Transportasi
Kontribusi sektor logistik dan transportasi sekitar 11 persen terhadap PDRB Balikpapan. Hal itu tak lepas dari keberadaan pelabuhan dan bandara internasional sebagai pintu distrubusi barang dari dan ke Kalimantan-Sulawesi-Jawa.
National Governance Awards 2026. Foto: Metrotvnews.com/Duta.
Konstruksi dan Properti
Kontribusi sektor konstruksi dan properti menyumbang 12-13 persen terhadap PDRB Balikpapan. Hal itu tak lepas dari keberadaan IKN Nusantara yang membuat lonjakan pembangunan rumah dan komersial.Jasa dan Pariwisata
Kota Balipapan memiliki wisata pantai dan hutan kota. Hal itu didukung dengan pengelolaan yang relatif baik dan bersih. Sehingga membuat Balikpapan memiliki potensi wisata urban dan bisnis.Investasi
Realisasi investasi Balikpapan cukup tinggi. Pada 2025, realisasi invesatasi Balikpapan menyentuh Rp19 triliun.Capaian tersebut berhasil diraih karena daya tarik tinggi, stabilitas ekonomi, dan posisi strategis Balikpapan. Sehingga, investor tertarik menanam uangnya di Balikpapan.
Profil Kepala Daerah
Kota Balikpapan dipimpin oleh Rahmad Mas'ud. Politikus Partai Golkar itu sebelumnya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan mendampindi Rizal Effendi pada 2016-2021.Rahmad merupakan putra daerah Balikpapan. Hal itu terlihat dari rekam pendidikan Rahmad dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi ditempuh di Balikpapan, yakni SD Negeri 017 Baru Tengah (1983–1989), Mts. Negeri Balikpapan (1989–1992), SMA Negeri 3 Balikpapan (1992–1995) FE Universitas Tri Dharma Balikpapan.
Rahmad juga aktif berkecimpung dalam sejumlah organisasi. Dia pernah menjabat sebagai manager Persiba Balikpapan pada 1999-2001.
Rahmad juga pernah menduduki posisi Bendahara KNPI pada 2007-2010. Saat ini, Rahmad dipercaya menjadi Ketua DPD Golkar Balikpapan.