Dinkes DKI Temukan 4 Kasus Hantavirus di Jakarta Sepanjang 2026

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. Metrotvnews.com/Alvi

Dinkes DKI Temukan 4 Kasus Hantavirus di Jakarta Sepanjang 2026

Muhammad Alvi Randa • 11 May 2026 16:49

Jakarta: Sebanyak empat kasus virus Hanta atau Hantavirus ditemukan di Jakarta sepanjang 2026. Terdiri atas tiga pasien dengan gejala ringan yang telah dinyatakan sembuh, dan satu pasien masih berstatus suspek.

“Kami mencatat sepanjang 2026 sampai sekarang, ada empat kasus yang ditemukan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, di Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Ani menjelaskan pasien yang berstatus suspek masih menjalani pemeriksaan laboratorium untuk memastikan hasil diagnosis. Dinkes DKI menerapkan isolasi terhadap pasien sebagai langkah antisipasi karena Hantavirus tergolong penyakit menular.

Menurut Ani, seluruh kasus Hantavirus yang ditemukan di Jakarta menunjukkan gejala ringan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga terus memantau perkembangan kasus tersebut sepanjang tahun.

Ani menjelaskan penyakit Hantavirus sudah lama ditemukan dan rutin dimonitor setiap tahun. Penularannya berasal dari tikus, seperti melalui air liur, urine, maupun kotoran yang mencemari lingkungan dan terhirup manusia.


Ilustrasi tikus penyebab hantavirus. Foto: Shutterstock

Baca Juga: 

Kemenkes Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Simak Kelompok Rentan Terdampak

Dia mengatakan hanya satu varian Hantavirus yang dapat menular antarmanusia, yakni varian Andes, yang ditemukan di Amerika Selatan. Varian tersebut belum ditemukan di Indonesia.

Dinkes DKI mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap waspada dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Masyarakat diminta rutin mencuci tangan serta menggunakan masker saat berada di area yang berisiko terpapar tikus.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)