Ilustrasi bahan pokok di pasar. Foto: Metrotvnews.com/Laura Sibarani.
Stok dan Harga Pangan Dipastikan Aman saat Natal dan Tahun Baru
Naufal Zuhdi • 25 December 2025 17:45
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan nasional dalam kondisi aman dan terkendali selama perayaan Natal 2025 dan menjelang Tahun Baru 2026. Pemerintah hadir memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan pangan.
Amran menegaskan, upaya menjaga ketahanan pangan tidak hanya menyangkut aspek produksi, tetapi juga stabilitas harga dan kelancaran distribusi, terutama pada momen keagamaan yang meningkatkan kebutuhan masyarakat.
"Nilai kebersamaan, kepedulian, dan persatuan menjadi semangat kita dalam menjaga pangan nasional. Negara harus hadir memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi, termasuk pada perayaan Natal," ujar Amran, Kamis, 25 Desember 2025.
Ia menjelaskan, stok komoditas pangan strategis nasional berada pada posisi aman. Untuk beras, pemerintah memperkirakan stok mencapai 3,53 juta ton hingga akhir tahun dam menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, minyak goreng juga dipastikan tersedia dengan pasokan yang mencukupi.
"Kita produsen minyak goreng yang menyuplai dunia. Stok kita aman. Beras kita perkirakan stoknya 3,53 juta ton di akhir tahun, dan itu tertinggi," jelas dia.
| Baca juga: Bos Bulog Pastikan Harga Pangan di Bawah HET |

(Mentan Andi Amran Sulaiman. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar)
Tidak memanfaatkan keadaan dengan mengerek harga
Untuk komoditas daging ayam dan telur, Amran menyebut pemerintah telah melakukan pengecekan langsung hingga ke tingkat peternak guna memastikan pasokan dan harga tetap stabil sesuai ketetapan pemerintah.
"Kita sudah cek di peternaknya, telur dengan ayam sesuai, stabil. Jadi tolong jangan ada pengusaha yang memainkan keadaan, memanfaatkan momen Natal dan Tahun Baru. Stok kita cukup," tegas Amran.
Dirinya juga menyoroti pergerakan harga komoditas hortikultura seperti cabai yang masih dipengaruhi faktor cuaca. Namun ia menegaskan, komoditas strategis yang surplus dan memiliki harga eceran tertinggi (HET) tidak boleh mengalami kenaikan.
"Cabai naik sedikit itu masih wajar karena hujan. Tetapi yang tidak boleh, beras dan minyak goreng, telur dan ayam, karena kita surplus dan ada HET," papar dia.
Amran menegaskan, pemerintah akan terus mengawal distribusi dan harga pangan agar tetap stabil, sehingga masyarakat dapat menjalani perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan.