Protes Pembuangan Ilegal, Warga Muara Baru Adang Truk Sampah Liar

Warga menolak pembuangan sampah di wilayah mereka. Foto: Metro TV/Yurike

Protes Pembuangan Ilegal, Warga Muara Baru Adang Truk Sampah Liar

Yurike • 20 January 2026 16:47

Jakarta: Warga Muara Baru, Jakarta Utara, melakukan aksi unjuk rasa menolak tempat pembuangan sampah liar yang kian meresahkan warga. Ratusan warga setempat mengadang truk sampah liar yang masuk ke wilayah mereka, agar tidak membuang sampah di kawasan tersebut.

Sejumlah warga yang merupakan perwakilan beberapa RT di dekat Tanggul Muara Baru, melakukan orasinya. Bahkan, hingga berbicara dan berkeluh kesah langsung dengan Lurah Penjaringan, Makhrus Nugroho.

Dalam unjuk rasa ini, warga menyampaikan rasa resah dan terganggunya atas bau tidak sedap yang ditimbulkan dari sampah-sampah yang dibuang di wilayah tersebut. Sampah itu diduga sampah rumah tangga yang berasal dari luar wilayah.

Video amatir milik warga merekam satu truk yang membawa sampah pepohonan, dihadang warga saat hendak membuang sampah tersebut di lokasi. Bahkan ketika ditanyakan asal sampah itu dibawa darimana, sopir truk mengaku dari wilayah Muara Karang dan atas suruhan seseorang.
 


"Dari Muara Karang, saya baru ini (bawa sampah), disuruh sama siapa ya, Daeng, Daeng gitu disebutnya," kata sang sopir di lokasi.

Warga menolak pembuangan sampah di wilayah mereka. Foto: Metro TV/Yurike

Para warga yang terdiri dari emak-emak, bapak-bapak hingga anak muda ini membentangkan poster penolakan pembuangan sampah. Akibat adanya lokasi pembuangan sampah liar, membuat lingkungan warga menjadi tercemar hingga mengeluarkan bau tidak sedap.

Lurah Penjaringan, Makhrus Nugroho, akan segera menindaklanjuti laporan warga setempat.

"Terima kasih dukungan dari warga masyarakat. Jadi, kita dukung ya untuk menyetop pengurukan dan pembuangan sampah di sini ya," kata Makhrus

Terkait adanya truk sampah liar dari luar wilayah, Makhrus juga akan menindaklanjuti hal tersebut.

"Kita lagi proses ya, ini menjadi atensi pimpinan juga," kata Makhrus.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)