Presiden Perintahkan Bangun Flyover di 1.800 Perlintasan Sebidang KA

Ilustrasi, kereta api saat melintas pada perlintasan sebidang. Foto: dok KAI Properti.

Presiden Perintahkan Bangun Flyover di 1.800 Perlintasan Sebidang KA

Husen Miftahudin • 28 April 2026 09:48

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memerintahkan untuk segera membangun jalan layang atau flyover pada seluruh perlintasan sebidang kereta api di Pulau Jawa yang kerap menimbulkan kecelakaan.

"Kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Kita segera akan atasi," tegas Prabowo saat menjenguk korban kecelakaan di RSUD Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 28 April 2026.

Prabowo menyebutkan, jumlah perlintasan sebidang kereta api di Pulau Jawa tercatat sebanyak 1.800 perlintasan. Mayoritas perlintasan sebidang ini diakui tidak memiliki pos perlintasan kereta api, bahkan tidak memiliki penjagaan yang layak.

Kepala Negara menyampaikan, seluruh perlintasan kereta api di Pulau Jawa itu pula tidak pernah dilakukan renovasi dan revitalisasi, sehingga kerap menimbulkan kecelakaan.

"Ini saya kira dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun. Sekarang, ya sudahlah, kita selesaikan semua itu," tegas Prabowo.
 

Baca juga: Cegah Kecelakaan, Prabowo Bakal Bangun Flyover di Perlintasan Kereta Api Bekasi Timur


(Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi korban kecelakaan kereta di RSUD Kota Berkas. Foto: Tangkapan layar Breaking News Metro TV)
 

Segera bangun flyover di perlintasan kereta api Bekasi Timur


Terkait kecelakaan kereta api di perlintasan sebidang sekitar Stasiun Bekasi Timur, Prabowo menyatakan akan segera membangun flyover. Ini menjawab permintaan Pemerintah Kota Bekasi yang telah mengajukan pembangunan flyover untuk menutup perlintasan sebidang kereta api.

Dikatakan Presiden, Pemkot Bekasi menyampaikan perlintasan sebidang di sekitar Stasiun Bekasi Timur memiliki jadwal yang padat terhadap perjalanan kereta api. Sehingga mendesak untuk segera dibangun flyover.

"Pemda Bekasi telah mengajukan dibuat flyover, karena Bekasi ini juga padat, dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat mendesak. Jadi saya setujui segera dibangun flyover langsung oleh Bantuan Presiden," kata Prabowo.

Perlintasan sebidang di sekitar Stasiun Bekasi Timur sebelumnya terjadi kecelakaan kereta jarak jauh Argo Bromo yang menabrak KRL Commuterline pada Senin malam, 27 April 2026. Insiden ini diduga dipicu tertempernya taksi Green SM yang mogok di perlintasan sebidang.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan perkembangan terbaru terkait korban jiwa akibat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi. Total korban meninggal hingga pagi ini berjumlah tujuh orang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)