Tim Gegana Polda Jatim Sterilkan Lokasi Ledakan Petasan di Situbondo

Anggota Satbrimob Polda Jatim di lokasi ledakan Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Rabu, 18 Februari 2026. ANTARA/Novi Husdinariyanto

Tim Gegana Polda Jatim Sterilkan Lokasi Ledakan Petasan di Situbondo

Silvana Febiari • 18 February 2026 21:53

Situbondo: Kepolisian Resor (Polres) Situbondo, Jawa Timur meminta bantuan Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jatim untuk mensterilkan lokasi ledakan petasan. Ledakan tersebut mengakibatkan tujuh orang terluka dan satu korban di antaranya meninggal dunia.

"Kami belum bisa melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) karena tidak memiliki kemampuan dan meminta bantuan Tim Gegana Polda Jatim," kata Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie di lokasi kejadian, dilansir dari Antara, Rabu, 18 Februari 2026.

Saat ini, lanjut dia, personel Polres Situbondo mengamankan area sekitar lokasi kejadian dengan memasang garis polisi sembari menunggu Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim melakukan sterilisasi di lokasi. Di bawah reruntuhan bangunan rumah yang menjadi sumber ledakan hebat itu ditengarai masih ada serbuk dan bahan petasan lainnya yang dikhawatirkan membahayakan.
 


"Setelah tim penjinak bom dari Satbrimob Polda Jatim datang dan sterilisasi di lokasi kejadian, baru kami dari Polres Situbondo akan melakukan olah TKP," ungkap Bayu.

Polisi juga menemukan dan mengamankan sejumlah selongsong petasan terbuat dari kertas dari lokasi kejadian. Salah seorang warga setempat, Dandi mengaku terkejut setelah mendengar suara ledakan cukup kuat dari rumah Ibu Kulsum.

"Rumah saya tiga rumah dari sumber ledakan, dan setelah saya melihat kondisi rumah sudah ambruk," ucap Dandi.


Polisi pasang garis polisi di lokasi kejadian ledakan petasan di Dusun Mimbo Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. ANTARA/Novi Husdinariyanto


Sebelumnya, rumah milik Kulsum (60) warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, ambruk setelah terjadi ledakan hebat sekitar pukul 12.00 WIB. Ledakan diduga berasal dari serbuk petasan yang disimpan di dalam rumahnya.

Akibat ledakan diduga kuat serbuk petasan, tujuh orang mengalami luka bakar dan patah tulang. Sementara satu korban atas nama Supriyadi (50) meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan rumah.

Enam korban luka, yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25) dan Ibu Kulsum (60) telah dibawa ke RSUD Asembagus. Sedangkan satu korban Abdurrahman (15) dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo karena mengalami luka bakar cukup parah hingga 90 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)