Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati
Cegah Disinformasi, Menko Polkam Ajak Seluruh Elemen Bersinergi
Muhammad Adyatma Damardjati • 1 September 2026 17:34
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengingatkan bahaya laten dari disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian yang berseliweran di media sosial. Ia menilai pembiaran narasi negatif di ruang digital secara perlahan dapat merusak mentalitas serta membentuk karakter masyarakat Indonesia yang pesimistis dan tidak tangguh dalam menghadapi persoalan bangsa.
"Karena kita lengah, kita membiarkan orang membentuk karakter bangsa ini menjadi karakter yang sangat pesimistis. Karakter bukan seorang pejuang, bukan seorang orang-orang yang tangguh, orang yang kuat berhadapan dengan persoalan-persoalan bangsa dan pengembangan bangsa ini ke depan," ujar Djamari dalam sambutannya di Forum Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) di Graha Marinir Panti Perwira, Jakarta Pusat, Selasa, 1 September 2026.
Djamari menegaskan perang melawan disinformasi tidak bisa diselesaikan oleh satu badan atau kementerian saja. Diperlukan sinergi mutlak dari seluruh jajaran kehumasan dan lintas instansi pemerintah agar upaya penanggulangan hoaks dan ujaran kebencian dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
"Kita tidak bisa menyerahkan ini kepada satu badan tertentu. Tidak ada pekerjaan satu pun yang bisa diselesaikan oleh seorang atau satu kelompok atau satu tugas satu badan untuk menyelesaikan persoalan ini," ujar Djamari.

Ilusutrasi media sosial (medsos). Foto: Medcom.id.
Forum Bakohumas yang digelar di Graha Marinir Panti Perwira ini dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Kepala Bakom RI M Qodari, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya. Forum tersebut menjadi ajang strategis bagi ratusan perangkat humas dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menyamakan persepsi serta memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital.
Melalui sinergi lintas sektor yang solid, pemerintah berharap dapat membendung arus disinformasi dan membangun ekosistem digital yang sehat. Dengan demikian, karakter bangsa tetap terjaga sebagai bangsa yang tangguh, optimistis, dan siap menghadapi berbagai tantangan ke depan.