Aparat kepolisian ketika mengecek temuan balita diduga disiksa di Kabupaten Bantul. Dokumentasi/Polres Bantul
Diikat Pakai Lakban, Balita di Bantul Diduga Disiksa Orang Tuanya
Ahmad Mustaqim • 3 June 2026 16:57
Bantul: Seorang balita inisial ACB (3) diduga menjadi korban penyiksaan di sebuah rumah kontrakan Dusun Kedaton RT 07, Desa. Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Terduga pelaku diduga merupakan orang tua korban.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menjelaskan peristiwa itu terungkap ketika salah seorang tetangga melihat ibu ACB, TKS, keluar kontrakan sekitar pukul 17.00 WIB pada 1 Juni 2026. Satu jam berselang, kata dia, TKS kembali ke kontrakan. Sebagai informasi, ACB merupakan anak dari pasangan RF dan TKS.
"Setelah habis magrib, saat saksi sedang bakar sate di depan kontrakan mendengar suara tangisan anak kecil dari kamar kontrakan yang ditempati oleh TKS. Kemudian saksi mengajak pemilik kontrakan sekitar pukul 20.50 WIB, mengecek ke kamar kontrakan yang TKS tempati," kata Rita saat dihubungi, Rabu, 3 Juni 2026.
Saksi serta pemilik kontrakan tersebut mencongkel jendela untuk mengecek kondisi di dalam kamar. Usai jendela terbuka, keduanya melihat sesosok balita dalam kondisi memprihatinkan.
"ACB ditemukan dalam keadaan lemas, posisi mulut dilakban plastik bening, kedua tangan diikat menggunakan lakban bening, dan kedua kaki diikat menggunakan lakban bening dan selendang warna merah maroon," ujar Rita.

Aparat kepolisian ketika mengecek temuan balita diduga disiksa di Kabupaten Bantul. Dokumentasi/Polres Bantul
Pemilik kontrakan kemudian melaporkan kondisi tersebut ke Bhabinkamtibmas desa setempat. Tak lama kemudian, petugas mendatangi lokasi bersama aparat kepolisian. Setelah itu, warga bersama aparat memberikan pertolongan ke ACB.
Rita mengatakan kedua orang tua korban kini telah ditangkap. Polisi masih melakukan pendalaman dalam peristiwa tersebut.
"Orang tua korban saat ini sudah diamankan dan masih dimintai keterangan," ucapnya.