Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan gerebek lumpur atau pembersihan saluran di Jalan DI Panjaitan, Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (18/9/2026). ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur
Pemkot Jaktim Manfaatkan Kemarau untuk Bersihkan Saluran Air Cegah Banjir
Siti Yona Hukmana • 21 September 2026 15:31
Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Timur memanfaatkan musim kemarau untuk membersihkan saluran air. Langkah ini dilakukan untuk mencegah banjir saat musim hujan tiba.
"Sepanjang musim kemarau, Pemerintah Kota Jakarta Timur mengagendakan pembersihan saluran air berskala mikro, makro," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 21 September 2026.
Kegiatan bersih-bersih juga dilakukan terhadap saluran penghubung (Phb), baik pembersihan sampah hingga pengerukan lumpur dan dasar saluran air. Menurut Munjirin, musim kemarau menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pekerjaan tersebut, karena kondisi saluran lebih mudah dipantau dan ditangani dibandingkan ketika curah hujan tinggi.
"Memanfaatkan musim kemarau ini, kita bisa melihat dengan jelas saluran ini seberapa dalam lumpurnya, seberapa kotor dari sampahnya, maka itu kita rutin laksanakan di setiap wilayah," ujar Munjirin.
Munjirin mengimbau seluruh warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pada saluran air agar sampah tidak menumpuk dan menyumbat saluran air.
"Tentunya kalau sudah dibersihkan, masyarakat sekitar bisa menjaga dengan baik dan memonitor untuk tidak membuang sampah, limbah," kata Munjirin.
Kerja bakti bersih-bersih saluran dilaksanakan pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Satuan Tugas (Satgas) Sumber Daya Air Kecamatan Jatinegara. Lalu, Satgas Bina Marga Kecamatan Jatinegara, Satgas Pertamanan dan Hutan Kota Kecamatan Jatinegara, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga warga setempat.
.jpg)
Ilustrasi hujan. Foto: Md Nadim Mahmud/Pexels
Sebelumnya, pembersihan dan pengerukan juga telah dilakukan di sejumlah saluran dan kali, di antaranya di wilayah Ciracas, Cakung Barat, dan Kecamatan Jatinegara.
"Kita semua bergerak. Ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat, ditambah kegiatan kerja bakti pada hari Minggu," ujar Munjirin.
Munjirin berharap dengan bertambahnya kapasitas tampungan, air hujan dapat lebih banyak tertampung di dalam saluran. Sehingga, tidak meluap dan menggenangi badan jalan maupun lingkungan sekitar.