Jalur rel gigi. (Dokumentasi/ Wikipedia)
Menguak Rahasia Rel Bergerigi di Sumatra Barat
Silvana Febiari • 25 September 2026 09:43
Padang: Indonesia ternyata tidak hanya memiliki jalur kereta api reguler. Di balik wilayah perbukitan yang curam, negeri ini menyimpan infrastruktur perkeretaapian langka berupa sistem rel bergerigi.
Mengutip informasi dari akun Instagram @kai121_, salah satu jejak rel bergerigi paling legendaris di Indonesia membentang di tanah Minangkabau, Sumatra Barat. Keberadaan rel unik ini tidak lepas dari sejarah panjang ditemukannya cadangan batu bara di Ombilin, Sawahlunto, pada abad ke-19.
Untuk mengangkut komoditas berharga tersebut menuju Pelabuhan Teluk Bayur di Padang, pemerintah Hindia Belanda harus menembus kontur topografi ekstrim kawasan Lembah Anai hingga Padang Panjang.
Cara Kerja dan Teknologi Rel Bergerigi
Tidak seperti rel kereta biasa yang mengandalkan gesekan roda baja mulus di atas batangan besi, sistem rel bergerigi memiliki batangan rel khusus bergigi yang dipasang tepat di tengah-tengah dua rel utama.Lokomotif yang melintasinya seperti lokomotif uap legendaris seri E1060 atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai "Mak Itam" dilengkapi dengan roda gigi khusus di bagian bawah mesinnya. Roda gigi pada lokomotif tersebut akan mengait rapat pada gerigi rel di bawahnya.
Mekanisme ini berfungsi untuk:
- Menanjak Medan Curam: Memberikan dorongan ekstra agar kereta tidak slip atau meluncur mundur saat menaiki perbukitan dan lembah yang memiliki kemiringan sangat curam.
- Menahan Kecepatan saat Menurun: Bertindak sebagai pengeram mekanis utama untuk menjaga kecepatan kereta tetap stabil dan aman ketika melewati jalur turunan.

Rel bergerigi di Sawahlunto, Sumatra Barat, dimanfaatkan sebagai jalur kereta api wisata. (Dokumentasi/ X @ KAI121)