PM Israel Benjamin Netanyahu. (Anadolu Agency)
Prancis Izinkan Pesawat Netanyahu Melintas, Tuai Kritik Anggota Parlemen Eropa
Willy Haryono • 23 September 2026 10:48
Paris: Prancis mengizinkan pesawat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melintasi wilayah udaranya pada Selasa, 22 September 2026, dalam perjalanan menuju New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB, menurut seorang sumber diplomatik.
Izin tersebut menuai kritik dari anggota Parlemen Eropa Emma Fourreau. Dalam unggahan di media sosial X, Fourreau mengatakan izin serupa telah diberikan sebanyak lima kali.
“Ini yang kelima kalinya. Sudah waktunya mengakhiri Prancis yang mempermalukan dirinya sendiri dan menginjak-injak hukum internasional,” kata Fourreau, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu, 23 September 2026.
“Prancis di bawah Macron sekali lagi mengizinkan Netanyahu, seorang kriminal, terbang melintasi wilayah udara Prancis untuk menghadiri Sidang Umum PBB, meski dia menjadi subjek surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza,” tambahnya, merujuk pada Presiden Emmanuel Macron.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada November 2024 atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Pesawat Netanyahu sebelumnya juga terbang di atas wilayah Prancis pada Juli 2026, serta pada Februari, April, dan Juli 2025.
Baca juga: Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Mamdani Desak AS Eksekusi Surat Penangkapan ICC