Israel serang Ibu Kota Lebanon, Beirut yang menyisakan kerusakan. Foto: The New York Times
Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Lebanon
Fajar Nugraha • 10 April 2026 07:31
Jakarta: Indonesia mengecam keras berbagai serangan Israel terhadap Beirut dan berbagai wilayah di Lebanon.
Serangan itu telah menyebabkan banyak korban jiwa di kalangan sipil serta kerusakan fisik. Angka terakhir menyebutkan 303 orang tewas dan 1.150 lainnya terluka akibat ulah Israel.
“Serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional serta berisiko semakin memperburuk ketegangan regional yang membahayakan keamanan global,” pernyataan Pemerintah Indonesia dikutip dari Kemlu.go.id, Jumat 10 April 2026.
“Indonesia menuntut Israel untuk segera dan secara permanen menghentikan kekerasan dan agresi di Lebanon. Indonesia juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, sesuai dengan kewajiban hukum internasional,” imbuh pernyataan tersebut.
Pemerintah Indonesia juga menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat untuk menahan diri secara maksimal, melakukan upaya de-eskalasi, mengedepankan dialog, serta menghindari langkah-langkah yang dapat memperburuk situasi.
Negosiasi
Israel dan Lebanon dilaporkan akan mengadakan pembicaraan minggu depan di Washington. Hal tersebut disampaikan seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat Kamis 9 April 2026.Tetapi meskipun bersedia untuk melakukan pembicaraan, Israel masih tetap menyerang lebanon.
Rencana pembicaraan ini diumumkan di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional bahwa pengeboman Israel dapat menghancurkan gencatan senjata AS-Iran yang sudah rapuh.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya pada Kamis telah memerintahkan para menterinya untuk mencari pembicaraan langsung dengan Lebanon, mendorong perlucutan senjata Hizbullah yang didukung Iran.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com