Mengenang Detik-Detik Kapal Titanic Menabrak Gunung Es

Kapal RMS Titanic. (Dokumentasi/ National Museum of American History)

Mengenang Detik-Detik Kapal Titanic Menabrak Gunung Es

Silvana Febiari • 14 April 2026 09:34

Jakarta: Peristiwa tenggelamnya RMS Titanic menjadi salah satu tragedi maritim paling terkenal dalam sejarah dunia. Kapal mewah yang saat itu disebut sebagai “tidak mungkin tenggelam” ini justru mengalami nasib tragis setelah menabrak gunung es pada malam 14 April 1912 di Samudra Atlantik Utara.

Awal Pelayaran Titanic

Melansir dari Wikipedia, RMS Titanic merupakan kapal penumpang terbesar di dunia pada masanya. Kapal ini sedang menjalani pelayaran perdana dari Southampton, Inggris menuju New York, Amerika Serikat dengan membawa lebih dari 2.200 orang, termasuk penumpang dan awak kapal.

Selama perjalanan, Titanic sebenarnya telah menerima beberapa peringatan mengenai adanya gunung es di jalur pelayaran. Namun, kapal tetap melaju dengan kecepatan tinggi sekitar 22 knot.  

Detik-detik Tabrakan

Pada pukul 23.40 waktu setempat, petugas pengawas melihat gunung es tepat di depan kapal. Upaya untuk menghindar langsung dilakukan dengan membelokkan kapal dan menghentikan mesin, tetapi jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tidak terhindarkan.

Benturan terjadi di sisi kanan kapal (starboard), menyebabkan pelat baja lambung kapal tertekuk dan terbuka di beberapa bagian. Air laut pun mulai masuk ke dalam kapal melalui celah-celah tersebut.


Gunung es yang diduga ditabrak Titanic yang difoto pada pagi hari tanggal 15 April 1912 oleh kepala pelayan SS Prinz Adalbert. (Dokumentasi/ Wikipedia)

Kerusakan Fatal pada Kapal

Akibat tabrakan tersebut, setidaknya lima hingga enam kompartemen kedap air di bagian depan kapal mengalami kerusakan serius. Padahal, Titanic hanya dirancang untuk tetap mengapung jika maksimal empat kompartemen terisi air.

Dalam waktu sekitar 45 menit, puluhan ribu ton air telah masuk ke dalam kapal. Kapasitas pompa tidak mampu mengimbangi derasnya air yang masuk, sehingga kondisi kapal semakin kritis.

Proses Tenggelamnya Titanic

Setelah tabrakan, awak kapal mulai mengirimkan sinyal darurat dan mengevakuasi penumpang menggunakan sekoci. Namun, jumlah sekoci yang terbatas membuat tidak semua orang bisa diselamatkan.

Sekitar 2 jam 40 menit setelah tabrakan, tepatnya pada dini hari 15 April 1912, Titanic akhirnya tenggelam sepenuhnya ke dasar laut.

Tragedi ini menewaskan lebih dari 1.400 hingga 1.600 orang. Peristiwa tersebut menjadikannya salah satu bencana laut paling mematikan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)