Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Solo, Satgas PPKS Turun Tangan

ilustrasi medcom.id

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Solo, Satgas PPKS Turun Tangan

Triawati Prihatsari • 19 May 2026 18:18

Solo: Viral di media sosial, dugaan pelecehan seksual oleh dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Solo, insial F. Korban diduga mahasiswa dan lebih dari satu orang. 

Menanggapi hal itu, Rektor UIN Solo Prof Toto Suharto menegaskan Satgas PPKS (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual) telah bergerak menelusuri kasus tersebut. Menurutnya, laporan terkait itu telah masuk melalui aplikasi SILADA (Sistem Layanan Pengaduan) kampus. 

“Ketua Satgas kemudian memberikan peringatan dengan keras dan tegas, dan meminta pelaku agar meminta maaf pada korban secara langsung, dan berjanji tidak akan mengulangi lagi pada siapapun,” ungkap Prof Toto, di Solo, Selasa, 19 Mei 2026. 

Ia memastikan, Satgas PPKS telah melakukan langkah awal berupa pemanggilan terhadap terduga pelaku, pengumpulan keterangan, koordinasi dengan pihak terkait, hingga pendampingan terhadap korban.

Salah satu konten terkait dugaan pelecehan seksual tersebut diunggah akun Instagram @ruang_sambat dan @uinsolostory. Unggahan memperlihatkan pesan dosen tersebut yang mengandung kalimat-kalimat pelecehan kepada mahasiswanya. 

Ilustrasi kekerasan seksual. Dok. Medcom

Unggahan tersebut memantik reaksi, kemudian mahasiswa yang mengaku sebagai korban bermunculan. Salah satu korban mengaku mengalami perlakuan yang membuatnya tidak nyaman saat menjalani proses seminar proposal hingga sidang skripsi pada 2024, dengan dosen berinisial F tersebut bertindak sebagai penguji. 

Korban menyebut komunikasi yang awalnya hanya berkaitan dengan urusan akademik perlahan berubah menjadi lebih personal dan mengarah pada dugaan pelecehan verbal. Selain itu, korban juga mengaku pernah mendapatkan kontak fisik yang dinilainya tidak pantas saat berada berdua dengan dosen tersebut di ruang sidang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)