FIFA Pertimbangkan Laga Israel vs Palestina di Festival U-15 Amerika Serikat

Presiden FIFA Gianni Infantino. (Anadolu Agency)

FIFA Pertimbangkan Laga Israel vs Palestina di Festival U-15 Amerika Serikat

Muhammad Reyhansyah • 17 June 2026 18:02

Zurich: Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dilaporkan tengah mempertimbangkan usulan agar tim nasional U-15 Israel dan Palestina bertanding dalam laga pembuka festival sepak bola usia muda perdana yang akan digelar di Amerika Serikat (AS) tahun ini.

Menurut laporan The Athletic, situs berita olahraga milik The New York Times, Rabu, 17 Juni 2026, FIFA mengusulkan pertandingan pembuka turnamen baru tersebut mempertemukan tim U-15 Israel dan Palestina.

Namun, rencana itu masih belum pasti dan belum diketahui apakah kedua pihak akan bersedia berpartisipasi.

Apabila terlaksana, pertandingan tersebut akan menjadi langkah yang sarat simbolisme sekaligus berpotensi memicu kontroversi bagi Presiden FIFA Gianni Infantino.

Pada Kongres FIFA yang berlangsung di Vancouver pada April lalu, Infantino gagal mempertemukan Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Jibril Rajoub dan Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Israel Basim Sheikh Suliman dalam sebuah momen jabat tangan di hadapan peserta kongres.

The Athletic melaporkan bahwa Rajoub dan Suliman menyampaikan pidato secara terpisah sebelum Infantino mengundang keduanya kembali ke panggung dalam upaya mempertemukan mereka.

Upaya tersebut gagal setelah Rajoub dilaporkan menyampaikan seruan, “Kami sedang menderita!”

Pertemuan itu berakhir tanpa jabat tangan maupun foto bersama.

Infantino kemudian menyinggung festival U-15 yang akan datang sebagai kemungkinan sarana untuk menghadirkan simbol persatuan.

“Kami memiliki turnamen U-15 yang luar biasa yang akan segera berlangsung, di mana kami akan mengundang seluruh 211 negara anggota untuk berpartisipasi, seluruh anak-anak dunia. Mari kita lakukan untuk itu,” kata Infantino.

“Mari bekerja bersama. Anda memiliki komitmen saya, Anda memiliki dukungan seluruh ruangan ini,” tambahnya.

Berpotensi Memicu Kritik

Menurut laporan tersebut, FIFA melihat pertandingan antara tim U-15 Israel dan Palestina sebagai bagian dari upaya untuk mendorong perdamaian.

Namun, langkah itu diperkirakan akan menuai kritik dari pejabat sepak bola Palestina dan sejumlah aktivis yang menilai FIFA gagal mengambil tindakan terhadap Israel terkait kematian pemain sepak bola Palestina dan kerusakan fasilitas olahraga Palestina.

Festival baru tersebut dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat pada September dan terbuka bagi seluruh 211 asosiasi anggota FIFA.

The Athletic juga melaporkan bahwa Rusia, yang dilarang mengikuti kompetisi FIFA sejak invasi ke Ukraina pada Februari 2022, tetap memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam festival tersebut.

Fakta itu diperkirakan akan semakin memperkuat kritik terhadap kebijakan FIFA.

Pejabat sepak bola Palestina dan kelompok pegiat hak asasi manusia sebelumnya berulang kali menuduh badan sepak bola dunia menerapkan standar ganda dengan menjatuhkan sanksi cepat terhadap Rusia, sementara Israel tetap diizinkan berpartisipasi dalam kompetisi internasional.

Festival sepak bola usia muda tersebut pertama kali diumumkan dalam rapat Dewan FIFA pada Desember lalu.

Turnamen akan menggunakan format pertandingan yang lebih singkat dan lapangan berukuran lebih kecil, dengan masing-masing tim terdiri dari tujuh hingga sembilan pemain.

Edisi perdana tahun ini, yang dilaporkan berpotensi digelar di Miami, akan diikuti tim putra, sementara edisi kedua pada 2027 akan diperuntukkan bagi tim putri.

Baca juga:  Komentar FIFA soal Visa AS di Piala Dunia 2026 Dibandingkan dengan Kasus Indonesia

(Willy Haryono)