Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Vania
Pramono Inisiasi Rapat Antisipasi Dinamika Global
Vania Liu • 16 April 2026 11:53
Jakarta: Gubernur DKI, Pramono Anung, menyebut Jakarta sedang dihadapkan tekanan besar. Sebagai, dampak dari konflik Amerika Serikat, Iran, dan Israel.
“Konflik ini akan memengaruhi harga BBM, supply chain, dan berbagai persoalan lainnya,” ujar Pramono dalam agenda Musrembang RKPD Povinsi DKI Jakarta, di Balai Kota Jakarta, Kamis 16 April 2026.
Pram menginisiasi rapat dengan jajaran, menyikapi hal ini. Rapat khusus menyiapkan langkah antisipasi. Yakni, tekait antisipasi jangka pendek, merespons situasi yang berkembang.
Menurut Pram, antisipasi terkait produk domestik bruto (GDP). Pramono mengatakan Jakarta sebagai penyumbang terhadap GDP, membuat pengelolaan ekonomi harus dilakukan secara hati-hati.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Vania
Pramono mengatakan kehati-hatian sangat penting. Sehingga, dapat menjadi contoh untuk daerah lain.
Pram berharap dengan langkah antisipatif yang dilakukan, kondisi ekonomi di Ibu Kota tetap terjaga. Meski, di tengah dinamika global.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com