Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), Imam Fauzan A. Uskara. Dok. Istimewa
Isu Pemecatan Massal Pengurus DPW dan DPC PPP Dibantah
Anggi Tondi Martaon • 19 April 2026 17:18
Jakarta: Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK), Imam Fauzan A. Uskara, membantah keras tudingan adanya pemecatan massal terhadap ratusan pengurus DPW dan DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Fauzan menegaskan isu pemecatan yang digulirkan Sekjen GPK Thobahul Aftoni merupakan narasi provokatif yang berpotensi memperkeruh suasana di internal partai.
“Apa yang disampaikan saudara Toni adalah narasi provokatif di tengah dinamika internal. Pernyataan tersebut sama sekali tidak mewakili sikap GPK yang selama ini konsisten mendukung kepengurusan partai yang sah sesuai keputusan pemerintah,” kata Fauzan kepada media, Minggu, 19 April 2026.
Fuzan menegaskan proses konsolidasi internal terus berlanjut dari Musyawarah Wilayah (Muswil) hingga yang sedang berlangsung Musyawarah Cabang (Muscab). Dia menegaskan kondisi internal solid.
"Semua kader di tingkat struktur organisasi yang sah hingga tingkat ke bawah solid,” tambah Fauzan.
Pergantian Kepengurusan Karena SK Habis
Fauzan menekankan tidak pernah ada kebijakan pemecatan massal seperti yang dituduhkan. Menurut dia, langkah yang dilakukan DPP PPP semata-mata bagian dari penataan organisasi yang sesuai dengan mekanisme dan konstitusi partai.
Fauzan menjelaskan penunjukan pelaksana tugas (Plt) di sejumlah daerah dilakukan karena kepengurusan sebelumnya tidak menjalankan kewajiban organisasi. Seperti tidak melaksanakan musyawarah wilayah di tingkat provinsi sebagaimana diamanatkan dalam aturan partai.
Untuk tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), pergantian status kepengurusan lebih disebabkan oleh habisnya masa berlaku Surat Keputusan (SK), bukan karena pemecatan.
“Banyak kepengurusan yang masa berlaku SK-nya telah habis, sehingga diperpanjang dengan komposisi yang sama. Jadi bukan diberhentikan, melainkan diperpanjang masa tugasnya agar roda organisasi tetap berjalan,” sebut Fauzan.
Baca Juga:
Gelombang Desakan dari Daerah, DPW PPP Minta Sekjen Diganti |
_%20Foto-%20Istimewa.jpg)
Ilustrasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Foto: Istimewa
Fauzan mencontohkan di Jawa Timur, terdapat 26 DPC dari total 38 DPC yang masa berlaku SK-nya habis. DPP memperpanjang dengan nama-nama yang sama seperti sebelumnya.
Fauzan mengajak seluruh kader untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana dengan narasi yang dapat memecah belah soliditas partai. Soliditas internal menjadi kunci utama bagi PPP untuk menghadapi agenda politik ke depan.
“Saya berharap semua pihak bisa menahan diri. Jangan lagi ada narasi yang memicu perpecahan. Saat ini yang jauh lebih penting adalah fokus pada persiapan verifikasi Pemilu 2029 dan memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput,” ujar Fauzan.