Kolaborasi Tangsel Dorong Siswa Kuasai Kemampuan Digital Sejak Dini

Suasana pembelajaran berbasis praktik yang mempertemukan siswa dengan pengalaman nyata di dunia industri digital. Dokumentasi/ istimewa.

Kolaborasi Tangsel Dorong Siswa Kuasai Kemampuan Digital Sejak Dini

Deny Irwanto • 17 April 2026 05:52

Tangerang Selatan: Upaya menyiapkan generasi muda yang adaptif di era digital terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), program Tangsel Digital Academy hadir sebagai ruang belajar yang lebih aplikatif dengan melibatkan langsung para praktisi ke lingkungan sekolah.

Mengusung konsep 'Expert Goes to School', program ini menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis praktik yang mempertemukan siswa dengan pengalaman nyata di dunia industri digital. Kolaborasi lintas sektor pun menjadi fondasi utama, dengan melibatkan Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) serta SMK Negeri 6 Tangerang Selatan.

Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, menyampaikan program ini dirancang sebagai model percontohan yang dapat diperluas ke lebih banyak sekolah.

"Program Tangsel Digital Academy ini kami siapkan sebagai pionir, khususnya melalui konsep expert goes to school. Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang lebih aplikatif dengan melibatkan langsung para praktisi ke sekolah-sekolah," kata Asep Nurdin di Tangsel, Kamis, 16 April 2026.


Suasana pembelajaran berbasis praktik yang mempertemukan siswa dengan pengalaman nyata di dunia industri digital. Dokumentasi/ istimewa.

Asep menjelaskan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri digital.

"Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program berjalan berkelanjutan. Ke depan, kami ingin memperluas implementasi program ini ke lebih banyak sekolah di Tangerang Selatan," jelasnya.

Pembelajaran Praktis dan Berkelanjutan


Program ini dijalankan secara intensif dengan skema tiga hari pembelajaran setiap minggu selama tiga minggu. Materi yang diberikan difokuskan pada penguasaan teknologi informasi, khususnya dasar-dasar pengembangan website.

Pendekatan berbasis praktik diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori di ruang kelas dengan kebutuhan nyata di dunia kerja.

"Kita tidak mau sekedar pelatihan sehari dua hari. Intinya betul-betul mencetak, menjadikan rekan-rekan semua, adik-adik semua betul-betul punya skill sesuai dengan apa yang dipelajari, bukan cuma sekedar datang sekilas," bebernya.

Lebih dari sekadar pelatihan, program ini juga membuka peluang bagi siswa untuk berkembang lebih jauh. Diskominfo Tangsel bahkan memberi kesempatan bagi peserta yang memenuhi standar untuk bergabung secara profesional.

"Saya sudah sampaikan kalau ada yang memenuhi standar rekrutmen yang ada di kami, ya kita rekrut," ujarnya.

Melalui Tangsel Digital Academy, Pemkot Tangsel berupaya membangun model pembelajaran yang tidak hanya relevan, tetapi juga berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi pelajar untuk lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja di sektor digital.

Dengan kolaborasi yang terus diperluas, Tangsel optimistis dapat mencetak generasi muda yang unggul, terampil, dan mampu bersaing di era transformasi digital.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Deny Irwanto)