KRI Canopus-936 di dermaga Kolinlamil Jakarta. Foto: ANTARA/Walda Marison.
TNI AL Resmi Terima KRI Penyelamat Kapal Selam Pertama
Fachri Audhia Hafiez • 11 May 2026 13:38
Jakarta: TNI Angkatan Laut (AL) resmi menerima kedatangan KRI Canopus-936, kapal penyelamat kapal selam (Submarine Rescue) pertama milik Indonesia. Prosesi penyambutan kapal canggih ini dilakukan di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, dengan dihadiri oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.
"Kapal ini merupakan kapal submarine rescue pertama yang kita miliki," ujar Ali saat jumpa pers di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, dilansir Antara, Senin, 11 Mei 2026.
Ali menjelaskan bahwa KRI Canopus-936 merupakan hasil kolaborasi strategis antara galangan kapal asal Jerman, Abeking & Rasmussen (A&R), dengan PT Palindo Marine. Kerja sama ini berhasil mencatatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga mencapai 60 persen.
Kapal ini dipersenjatai dengan berbagai teknologi mutakhir, mulai dari Hydrographic Survey Launcher (HSL), Autonomous Underwater Vehicle (AUV), hingga Remotely Operated Vehicle (ROV). Ali menyebut perangkat tersebut sangat krusial untuk mendukung tugas-tugas spesifik TNI AL di kedalaman laut.
"Peralatan itu digunakan untuk melakukan survei hidrografi, oseanografi, geofisika, hingga pemetaan secara detail di dasar laut," tambah Ali.
Selain fungsi penyelamatan, KRI Canopus-936 juga memiliki peran vital dalam operasi militer, seperti pemetaan jalur kapal selam, deteksi ranjau laut, patroli keamanan, hingga dukungan intelijen maritim. Kapal ini pun mampu melaksanakan misi pencarian dan pertolongan (SAR) bawah air untuk mendeteksi sinyal darurat maupun objek yang tenggelam.
Kecanggihan kapal ini juga diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia. Sebanyak 93 personel KRI Canopus-936 telah menjalani pelatihan intensif selama tujuh bulan di bidang hidrografi, termasuk menempuh pendidikan di luar negeri.
"Mereka melaksanakan pelatihan di Jerman, dan sebelumnya juga mereka pernah melaksanakan pelatihan dan pendidikan di Prancis dan Indonesia. Kita sudah ada sekolah hidrografi," terang KSAL.
Hadirnya KRI Canopus-936 diharapkan mampu meningkatkan kemampuan TNI AL dalam melakukan pemantauan bawah laut serta memperkuat respons penyelamatan jika terjadi kecelakaan di laut secara lebih maksimal.