Iran Tegaskan Respons terhadap Proposal AS Bukan untuk Menyenangkan Trump

Bendera Republik Islam Iran. (Anadolu Agency)

Iran Tegaskan Respons terhadap Proposal AS Bukan untuk Menyenangkan Trump

Willy Haryono • 11 May 2026 07:04

Teheran: Iran menilai penolakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap respons Teheran atas proposal terbaru AS tidak memiliki arti penting.

Media semi-resmi Iran, Tasnim, mengutip sumber yang mengetahui proses negosiasi, mengatakan bahwa respons Iran disusun semata-mata berdasarkan kepentingan rakyat, bukan untuk menyenangkan Trump.

“Tidak seorang pun di Iran yang menulis proposal untuk menyenangkan Trump,” kata sumber tersebut, dikutip dari TRT World, Senin, 11 Mei 2026.

Sumber itu menambahkan jika Trump merasa tidak puas dengan proposal balasan, maka hal itu justru dianggap wajar oleh pihak Iran.

Pernyataan tersebut muncul setelah Trump melalui platform Truth Social menyebut respons dari perwakilan Iran sebagai sesuatu yang “sama sekali tak dapat diterima.”

Di tengah ketegangan tersebut, media Israel melaporkan Trump melakukan pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk membahas situasi kawasan dan program nuklir Iran.

Proses Negosiasi AS-Iran

Menurut Tasnim, respons Iran menekankan perlunya penghentian perang secara segera serta jaminan agar agresi baru tidak kembali terjadi.

Iran juga menuntut pencabutan sanksi OFAC terkait penjualan minyak dalam waktu 30 hari dan pencairan aset Iran yang dibekukan secara bersamaan setelah tercapainya kesepahaman awal.

Selain itu, Tehran menegaskan tuntutannya untuk mengelola Selat Hormuz dan mengakhiri blokade angkatan laut secepat mungkin.

Sementara Amerika Serikat terus mendorong skema penyelesaian versinya sendiri, respons Iran menunjukkan bahwa sejumlah langkah dari pihak AS harus dilaksanakan dalam 30 hari agar proses negosiasi dapat bergerak maju.

Kebuntuan antara kedua negara semakin meningkatkan kekhawatiran kawasan, terutama terkait lalu lintas maritim dan pembatasan ekonomi.

Baca juga:  Trump Sebut Respons Iran atas Proposal Baru AS 'Sama Sekali Tak Dapat Diterima'

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)