Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com
Peningkatan Literasi AI di Indonesia Didorong Lebih Inklusif
Eko Nordiansyah • 6 May 2026 13:40
Jakarta: Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan mendorong sejumlah mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Amerika Serikat meluncurkan platform pembelajaran AI gratis yang dinamakan Nusantara AI Institute. Mereka tergerak untuk meningkatkan literasi AI di seluruh Indonesia secara inklusif dan merata.
Mahasiswa Indonesia di Boston University Oliver Tedja bersama Johannes Simanjuntak dan sejumlah rekannya membangun aplikasi berbasis website yang berisi pelajaran-pelajaran atau kursus secara gratis. Nusantara AI berupaya memberdayakan pelajar, profesional, pendidik, serta masyarakat agar mampu memahami, memanfaatkan, dan mengembangkan teknologi AI.
Oliver mengatakan, Nusantara AI bertujuan menciptakan ekosistem talenta digital yang kompeten, mendorong inovasi lokal, serta memastikan bahwa transformasi teknologi di Indonesia berlangsung secara inklusif dan memberikan manfaat yang luas bagi kemajuan ekonomi dan sosial bangsa. Institute ini berakar pada upaya diaspora Indonesia yang bertujuan untuk memberikan dampak positif di Tanah Air.
"Kursus-kursus gratis tentang AI diharapkan dapat meningkatkan potensi pribadi dan profesional Indonesia, meletakan dasar bagi masa depan Pemuda Indonesia di bidang kecerdasan buatan," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu, 6 Mei 2026.
Memudahkan akses teknologi AI
Peluncuran Nusantara AI Institute dilakukan pada 27 Maret, lewat sebuah dialog yang diadakan di Konsulat Jenderal Indonesia di New York. Nusantara AI Institute menawarkan lebih dari 20 kursus tentang kecerdasan buatan, bertujuan untuk membuat teknologi kompleks ini lebih mudah dicerna dan diakses di seluruh Indonesia."Pelajaran yang diberi label Literasi AI menawarkan pengantar praktis bagi siswa dengan sedikit pengetahuan AI," ungkap dia.

(Peluncuran platform pembelajaran AI gratis Nusantara AI Institute. Foto: Dok istimewa)
Sementara itu, AI untuk Bisnis berfokus pada otomatisasi alur kerja untuk menciptakan nilai bisnis kuantitatif dan mengoptimalkan proses operasional. Sedangkan AI Teknik mengeksplorasi pembelajaran mesin dan ilmu rekayasa cepat, mendorong siswa untuk menyelami lebih dalam sistem yang mendasari teknologi tersebut.
"Hingga saat ini pengguna Nusantara AI Institute yang bisa diakses melalui website naii.co sudah melebihi 1.000 pengguna yang kebanyakan merupakan warga negara Indonesia," ujarnya.
Dukungan Aether AI
Nusantara AI Institute ini didukung Aether AI, sebuah perusahaan gabungan studio ventura dan modal ventura yang membangun produk kecerdasan buatan dan mengembangkan startup teknologi baru. Dalam kesempatan peluncuran, Sandiaga Uno mengatakan, literasi AI akan menjadi keterampilan dasar yang sangat dibutuhkan dalam semua unsur kehidupan."Ini bukan lagi sekadar keterampilan tambahan. Di masa depan, literasi AI akan menjadi keterampilan mendasar yang sama pentingnya dengan membaca atau menulis, membuka peluang karir baru di setiap sektor," kata Sandiaga.
Tak hanya itu, penyediaan aplikasi pembelajaran offline berbasis AI dapat diterjemahkan ke dalam ratusan bahasa yang digunakan di 6.000 pulau berpenghuni di kepulauan ini. Guru juga dapat menggunakan kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan pembuatan rencana pembelajaran, memastikan waktu tambahan untuk bimbingan dan pendampingan berkualitas bagi siswa.