Wakapolda Banten, Brigjen Hendra Wirawan. (Metrotvnews.com/Hendrik S)
Razia Keselamatan di Banten Sasar Pengemudi di Bawah Umur hingga Pengguna HP di Jalan
Hendrik Simorangkir • 2 February 2026 15:22
Tangerang: Polda Banten menggelar Operasi Keselamatan Maung 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini difokuskan pada penanganan berbagai potensi gangguan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polda Banten.
Wakapolda Banten Brigjen Hendra Wirawan mengatakan, Operasi Keselamatan Maung 2026 bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
"Operasi ini digelar selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan sebanyak 460 personel. Kai mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara humanis, edukatif, dan profesional melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam operasi ini," ujar Hendra, Senin, 2 Februari 2026.

Wakapolda Banten, Brigjen Hendra Wirawan. (Metrotvnews.com/Hendrik S)
Hendra menuturkan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan secara matang serta membangun sinergi yang solid antarinstansi terkait. Ia berharap pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026 dapat berjalan optimal, profesional, dan humanis.
"Dengan kesiapan yang matang dan sinergi yang solid, kami optimistis Operasi Keselamatan Maung 2026 mampu menjawab kompleksitas permasalahan lalu lintas di wilayah hukum Polda Banten, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026," kata Hendra.
"Meskipun jumlah kecelakaan lalu lintas menurun sebesar 15 persen, tingkat fatalitas korban justru meningkat 47 persen. Kondisi tersebut menunjukkan permasalahan keselamatan berlalu lintas masih memerlukan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan, terutama terkait rendahnya disiplin dan kesadaran masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor yang menjadi penyumbang terbesar pelanggaran dengan 1.132 pelanggar dan 23 kasus kecelakaan," jelas Hendra.
Ia menambahkan, data tersebut menjadi perhatian serius Polda Banten dan menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas membutuhkan penanganan yang konsisten dan berkelanjutan. Adapun sasaran Operasi Keselamatan Maung 2026 meliputi:
- Penggunaan handphone saat berkendara
- Tidak menggunakan helm
- Tidak Menggunakan sabuk pengaman
- Melawan arus
- Melebihi batas kecepatan
- Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi
- Penggunaan kendaraan pribadi sebagai angkutan umum.
- Pengemudi di bawah umur