Serangan artileri di pos UNIFIL di Lebanon telah menewaskan seorang prajurit TNI dan membuat tiga lainnya terluka. (Anadolu Agency)
Kedubes Iran Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
Willy Haryono • 30 March 2026 14:33
Jakarta: Pemerintah Iran melalui kedutaan besar di Jakarta menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya seorang prajurit TNI dalam serangan artileri di Lebanon pada akhir pekan kemarin.
Prajurit TNI tersebut merupakan salah satu personel pasukan penjaga perdamaian PBB untuk Lebanon atau UNIFIL. Tiga prajurit TNI lainnya juga dilaporkan terluka dalam serangan yang sama.
“Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas wafatnya secara tragis seorang penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah UNIFIL,” tulis pihak Kedubes Iran dalam keterangan di media sosial Instagram, Senin, 30 Maret 2026.
“Kami dengan tegas mengutuk tindakan keji ini, yang merupakan akibat langsung dari agresi berkelanjutan Israel, yang dilakukan dengan keterlibatan dan dukungan penuh dari Amerika Serikat,” sambungnya.
Kedubes Iran menegaskan bahwa aksi menargetkan penjaga perdamaian PBB merupakan “pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa hukuman.”
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri RI telah mengonfirmasi gugurnya seorang prajurit TNI dalam serangan di Lebanon.
Kemlu RI menyampaikan duka mendalam, serta menyerukan investigasi menyeluruh dan transparan atas serangan terhadap pos UNIFIL yang menampung kontingen Indonesia tersebut.
Baca juga: Sekjen PBB Kutuk Serangan di Lebanon yang Tewaskan Seorang Prajurit TNI