Dinkes DKI Jakarta Temukan 40 Ribu Kasus Tuberkulosis

Ilustrasi pencegahan penyakit menular. Foto: Dok. Antara.

Dinkes DKI Jakarta Temukan 40 Ribu Kasus Tuberkulosis

Fachri Audhia Hafiez • 14 October 2026 18:58

Jakarta: Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat telah menemukan lebih dari 40 ribu kasus tuberkulosis (TB) di seluruh wilayah Ibu Kota. Pelacakan kasus TB masih terus dilakukan.

“Sampai dengan saat ini kami sudah menemukan sekitar 40 ribu lebih kasus TB di Jakarta. Targetnya adalah kami seharusnya menemukan sekitar 68 ribu kasus TB,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 14 Oktober 2026.
 


Ani menjelaskan, DKI Jakarta menjadi salah satu dari lima provinsi dengan angka kasus TB tertinggi di Indonesia. Merujuk data Kementerian Kesehatan per September 2026, posisi Jakarta berada di peringkat kedua di bawah Bangka Belitung.

Guna mengejar target penemuan kasus, Pemprov DKI tidak hanya mengandalkan program pusat, tetapi menjalankan inovasi penelusuran (tracing) terintegrasi melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Penanganan utama TB memang bermula dari ditemukannya kasus di lapangan.


Ilustrasi. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

“Ini melihat bahwa TB masih sangat berkaitan dengan stigma, sehingga ada beberapa penolakan dari masyarakat ketika kita mencari kasusnya,” ujar Ani.

Penggabungan pemeriksaan TB ke dalam layanan CKG menjadi strategi efektif untuk menjangkau warga tanpa menimbulkan Stigma. “Sehingga masyarakat datang sebenarnya untuk CKG. Tapi dalam waktu yang bersamaan kami melakukan tracing terhadap kemungkinan adanya kasus TB,” tutur Ani.

(Fachri Audhia Hafiez)