Israel Ledakkan Sekolah dan Bakar Rumah dalam Serangan di Lebanon Selatan

Kerusakan akibat serangan Israel di Lebanon. (Anadolu Agency)

Israel Ledakkan Sekolah dan Bakar Rumah dalam Serangan di Lebanon Selatan

Willy Haryono • 4 October 2026 08:52

Beirut: Tentara Israel meledakkan sebuah sekolah, membakar rumah, serta melancarkan serangan udara dan artileri di sejumlah wilayah Lebanon selatan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, menurut laporan kantor berita NNA.

Di Houla, distrik Marjayoun, pasukan Israel memasang bahan peledak di sebuah gedung sekolah swasta dan kemudian meledakkannya hingga bangunan tersebut hancur. Pasukan Israel juga membakar sejumlah rumah di kota tersebut, lapor NNA.

Tembakan artileri Israel juga melanda Khiam dan berulang kali menargetkan wilayah Tallouseh serta Bani Hayyan. Sementara pesawat jet tempur Israel melancarkan dua serangan ke Bani Hayyan.

Di distrik Nabatieh, jet Israel menyerang Kfar Tibnit dalam dua gelombang. Pinggiran Mayfadoun dan Zawtar al-Sharqiyah juga menjadi sasaran tembakan artileri yang disebut NNA sebagai "berat dan terkonsentrasi."

Selain itu, pasukan Israel juga melakukan ledakan besar di Aitaroun dan Tallouseh. Di distrik Tyre, artileri Israel menargetkan Mansouri dan Majdal Zoun.

Sebelumnya di hari yang sama, pasukan Israel melakukan sejumlah serangan besar di Mansouri. Serangan tersebut menimbulkan kepulan asap putih di sekitar kawasan permukiman.

Ledakan dari serangan Israel juga menyebabkan getaran dan suara dentuman keras yang terasa dan terdengar hingga Tyre serta desa-desa di sekitarnya.

NNA melaporkan bahwa pasukan Israel sebelumnya telah meledakkan sebagian besar bangunan sekolah negeri di Mansouri, sehingga hanya sebagian kecil bangunan yang masih berdiri.

Pada 26 Juni, Lebanon dan Israel menandatangani Framework Agreement yang disponsori Amerika Serikat di Washington. Kesepakatan tersebut mengatur penarikan pasukan Israel secara bertahap dari wilayah Lebanon serta pengerahan tentara Lebanon ke wilayah yang ditinggalkan pasukan Israel.

Meski kesepakatan tersebut telah ditandatangani, Israel disebut masih melakukan serangan di Lebanon selatan dan mempertahankan kehadiran militernya di sejumlah wilayah bagian selatan.

Menurut materi tersebut, wilayah yang masih ditempati Israel mencakup area yang telah didudukinya selama beberapa dekade serta wilayah lain yang direbut dalam perang dan operasi militer yang lebih baru.

Baca juga: Israel Gunakan Amunisi Fosfor dalam Serangan di Lebanon Selatan

(Willy Haryono)