Penandatanganan MoU BB Binomika dengan empat mitra strategis. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Balai Besar Binomika Perkuat Efisiensi Layanan Diagnostik Genomika
Siti Yona Hukmana • 3 November 2026 16:57
Jakarta: Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Balai Besar Biomedis dan Genomika (BB Binomika), melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan sejumlah mitra strategis di sektor kesehatan dan riset genomika. Langkah ini untuk memperkuat efisiensi layanan diagnostik genomika.
“Dengan bangunnya penandatanganan MoU seperti itu, maka banyak pemeriksaan yang harusnya enggak usah dibeli alat-alatnya di laboratorium-laboratorium di perifer, tapi dirujuk saja ke BB Genomika. Kita konsentrasi alat-alat canggihnya, alat-alat versinya di BB Genomika,” kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono, di wilayah Jakarta Selatan, Selasa, 3 November 2026.
Adapun perluasan fasilitas laboratorium disiapkan untuk melacak penyakit degeneratif hingga kelainan genetik langka yang sulit dicegah dengan peralatan konvensional.
“Dengan layanan ini banyak sekali penyakit yang bisa kita identifikasi. Misalnya diabetes usia muda, itu kita bisa identifikasi di BB Genomika. Kemudian apa kasus-kasus yang rare disease, itu bisa juga dideteksi di BB Genomika,” ujar Dante.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Di samping efisiensi pengadaan alat medis, Kemenkes menekankan pentingnya aspek akurasi hasil pengujian demi memberikan kepastian medis bagi para pasien.
“Di dalam layanan diagnostik pasien menunggu dengan cemas hasil laboratoriumnya, kemudian pasien juga membutuhkan keakuratan. Dan saya minta untuk meningkatkan kapabilitas keakuratan ini di tingkat laboratorium Kementerian Kesehatan dan di secara nasional,” ungkap Dante.
(Metrotvnews.comAfifah Alfina)