Ampenan Heritage Walk Jadi Upaya Mataram Jaga Warisan Sejarah

Kawasan Kota Tua Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu, 28 Juni 2026. ANTARA/Nirkomala.

Ampenan Heritage Walk Jadi Upaya Mataram Jaga Warisan Sejarah

Silvana Febiari • 30 June 2026 12:10

Mataram: Dinas Pariwisata Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempromosikan wisata kota tua melalui "Ampenan Heritage Walk" atau Jelajah Mataram melewati sejarah kota tua sebagai ajang edukasi masyarakat. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga warisan sejarah yang ada di Kota Tua Ampenan.

"Selain itu, dapat mengedukasi anak-anak dan masyarakat untuk mengenal perkembangan Nusa Tenggara Barat yang salah satu pintu masuk terpenting adalah Pelabuhan Ampenan masa lampau," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra, dilansir dari Antara, Selasa, 30 Juni 2026. 

Warisan heritage yang dimiliki Kota Mataram dinilai sangat unik dan tidak semua wilayah memiliki potensi serupa. Oleh karena itu, potensi tersebut sangat layak dikembangkan menjadi daya tarik wisata.
 


Berdasarkan hal tersebut, Dispar melaksanakan kegiatan “Ampenan Heritage Walk” untuk memperkenalkan wisata sejarah kepada masyarakat. Kegiatan ini juga bertujuan mendorong pengembangan destinasi wisata alternatif guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

"Kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat lokal serta pengetahuan baik untuk masyarakat lokal maupun wisatawan," ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan "Ampenan Heritage Walk" dapat menggerakkan ekonomi bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini juga memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.


Kawasan Kota Tua Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu, 28 Juni 2026. ANTARA/Nirkomala. 


Kegiatan "Ampenan heritage walk" dimulai sekitar tahun 2021 yang diinisiasi oleh komunitas LHSS (Lombok Herritage Scient and Sosiety). Kini menjadi salah satu ajang promosi Dispar Kota Mataram, dan mulai digelar secara reguler sekali bulan dengan menggandeng Pokdarwis dan LHSS dan diberikan secara gratis.

"Tapi kegiatan di luar itu ada juga travel atau tourguide memiliki paket komersil tersendiri. Kalau dari kami, kegiatan digelar secara gratis untuk menjadi daya dorong dan menjadi wahana daya tarik Pantai Ampenan," jelasnya.

Di bulan Juli, kegiatan "Ampenan heritage walk" dijadwalkan pada Minggu 5 Juli 2026, dengan target peserta sebanyak 50 orang. Untuk menarik minat masyarakat ikut serta dalam "Ampenan heritage walk", Dispar Kota Mataram menyiapkan doorprize agar lebih menarik dan warisan cerita sejarah kota tua tidak putus dan hilang.

"Apalagi, anak-anak sekarang sibuk dengan gadget, sibuk dengan band konser, dan sibuk di kafe-kafe. Karena itu, butuh motivasi yang menarik mereka agar tahun sejarah warisan di Kota Mataram," ujarnya.

(Silvana Febiari)