Polda Metro Jaya Kerahkan 1.810 Personel Amankan Malam Takbiran

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. Foto: Metrotvnews.com/Yurike.

Polda Metro Jaya Kerahkan 1.810 Personel Amankan Malam Takbiran

Anggi Tondi Martaon • 20 March 2026 14:33

Jakarta: Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 1.810 personel untuk mengamankan malam takbiran menyambut perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di DKI Jakarta. Sehingga, penyelenggaraan malam takbiran berlangsung aman.

"Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan malam takbiran berlangsung aman, tertib dan kondusif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto dikutip dari Antara, Jumat, 20 Maret 2026.

Budi menjelaskan, jumlah personel tersebut terdiri atas 1.759 personel Polda Metro Jaya dan 51 personel Polres jajaran.

Ribuan personel tersebut disebar di sejumlah titik pengamanan yang telah dipetakan. Fokus utama pengamanan yaitu kawasan Monas, Bundaran HI serta koridor Sudirman–Thamrin.

"Pergelaran personel dibagi ke dalam Sektor A Monas sebanyak 100 personel, Sektor B Monas sebanyak 274 personel, Sektor C Bundaran HI sebanyak 533 personel serta pengamanan kamseltibcarlantas sebanyak 903 personel," ungkap Budi.

Ia juga menambahkan, beberapa titik yang menjadi fokus pengamanan antara lain Traffic Light (TL) Harmoni, Jalan Veteran, Kedutaan Besar Amerika Serikat, Pospol Medan Merdeka Barat, Tenda Putih Monas, Bundaran HI, Dukuh Atas, TL Kebon Sirih dan TL Sarinah.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar merayakan malam takbiran secara tertib, aman dan khidmat.

"Masyarakat diharapkan tidak melakukan arak-arakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, tidak menyalakan petasan, tidak melakukan kebut-kebutan liar, serta tetap mematuhi arahan petugas di lapangan," kata Budi.

Ilustrasi polisi. Foto: Medcom.id.

Ia menambahkan, pengamanan malam takbiran dilaksanakan dengan pendekatan preemtif, preventif, dan persuasif. Sehingga, masyarakat dapat melaksanakan kegiatan dengan aman, nyaman, lancar serta tetap terwujud keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret 2026.

"Berdasarkan hisab dan tidak adanya hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026," kata Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dalam Konferensi Pers Sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah di Kantor Kemenag, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2026.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)