Pemprov Jabar Ambil Alih Pembangunan Jembatan Gantung di Pangandaran

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung. (ANTARA/Ricky Prayoga)

Pemprov Jabar Ambil Alih Pembangunan Jembatan Gantung di Pangandaran

Silvana Febiari • 3 September 2026 23:55

Bandung: Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) resmi mengambil alih penanganan jembatan gantung di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Pengambilalihan dilakukan setelah jembatan tersebut melengkung ke bawah sesaat setelah diresmikan pada Minggu, 30 Agustus 2026. 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan Pemprov Jabar akan membangun jembatan permanen pada 2027 sebagai pengganti jembatan gantung tersebut. Tujuannya untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung mobilitas kendaraan roda empat yang menopang ekonomi warga.

"Kami segera membangun jembatan permanen sehingga bisa dilewati banyak orang, mobil, bisa angkut hasil pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan," kata Dedi, dilansir dari Antara, Kamis, 2 Agustus 2026. 


Pengambilalihan proyek ini dilakukan karena mempertimbangkan keterbatasan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) milik Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Fasilitas jembatan gantung yang roboh tersebut juga bukan merupakan hasil garapan ataupun proyek dari Pemprov Jabar.

Intervensi pemerintah provinsi dinilai mendesak agar distribusi pangan dan aktivitas warga tidak terisolasi. Fasilitas permanen yang dibangun nantinya diharapkan tidak disalahgunakan untuk kegiatan berbahaya seperti balapan.


Jembatan gantung pongpet kini dilarang dilintasi usai ambruk saat diresmikan .(MI/Kristiadi )


Sebelumnya, insiden nahas terjadi saat jembatan gantung Desa Margacinta ambruk mendadak pada Minggu pukul 16.00 WIB. Kejadian tersebut berlangsung sesaat setelah prosesi peresmian, ketika Bupati Pangandaran Citra Pitriyami bersama puluhan warga tengah berada di atas bentangan jembatan.

(Silvana Febiari)