KLH: Sampah ke TPST Bantargebang Berkurang 2.000 Ton Sehari

Direktur Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular KLH, Agus Rusly (tengah). Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

KLH: Sampah ke TPST Bantargebang Berkurang 2.000 Ton Sehari

Metro TV • 20 September 2026 12:46

Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencatat adanya penurunan volume sampah yang dikirim dari DKI Jakarta ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang hingga 2.000 ton per hari. Capaian ini membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhasil menghemat hingga 500 ritase atau perjalanan truk pengangkut sampah setiap harinya.

”DKI menyampaikan sudah 500 rit yang dihemat, ya. Berarti kalau misalnya itu satu, satu rit itu sekitar empat ton, ya, berarti sekitar hampir 2.000 ton yang sudah dihemat. Satu hari ya,” kata Direktur Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular KLH Agus Rusly dalam sambutannya pada agenda World Cleanup Indonesia di Kampus Atma Jaya, Jakarta Selatan, Minggu, 20 September 2026.
 


Agus menjelaskan penurunan signifikan tersebut merupakan buah manis dari keberhasilan penerapan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

“Berarti dampak atas instruksi Gubernur Nomor 5 tahun 2026 sudah kelihatan dampaknya di masyarakat. Tentunya akan berdampak kepada TPA Bantargebang karena sudah berkurang sampah yang masuk ke Bantargebang, gitu,” ujar Agus.


Warga mengikuti kegiatan plogging yang diadakan World Cleanup Indonesia. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina. 

Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yusiono Anwar menegaskan kunci utama untuk mempertahankan dan meningkatkan efisiensi pengolahan sampah terletak pada kesadaran masyarakat. Khususnya dalam memilah limbah dari tingkat rumah tangga.

“Artinya, harus ada upaya di dalam kota untuk bisa mereduksi sampah. Dengan apa? Dengan memilah dan dengan mengolah (sampah),” kata Yusiono.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Fachri Audhia Hafiez)