Warung Makan di Cilincing Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Petugas damkar memadamkan kebakaran di warung makan di Cilincing, Jakarta Utara. Foto: Antara.

Warung Makan di Cilincing Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Gabriella Thesa Widiari • 18 September 2026 09:25

Jakarta: Sebuah warung makan di kawasan Cilincing, Jakarta Utara mengalami kebakaran pada Jumat, 18 September 2026. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara mengerahkan 40 personel pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi kejadian. 

“Objek yang terbakar sebuah warung makan dan kami mengerahkan enam unit mobil dan 40 personel,” kata Kasiops Gulkarmat Gatot Sulaeman, dilansir dari Antara, Jumat, 18 September 2026. 

Gatot mengatakan, objek terbakar seluas enam meter persegi dengan dugaan kerugian mencapai Rp2 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. 

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Ada satu KK dan dua jiwa yang terselamatkan,” kata Gatot.

Ia mengatakan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada pendingin makanan. Gangguan arus pendek itu menimbulkan percikan api yang dengan cepat membesar di dalam ruangan.

Berdasarkan kronologi, pemilik warung, Hj. Indriyani, baru mengetahui tempat usahanya terbakar seusai berbelanja bahan masakan dari pasar. Ia mendapati kobaran api sudah membesar saat baru saja membuka pintu warung.

Melihat api membakar area kulkas, Indriyani berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar. Warga yang melihat kobaran api semakin tak terkendali lantas menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara menerima laporan kebakaran tersebut pada pukul 06.03 WIB. Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.


Petugas damkar memadamkan kebakaran di warung makan di Cilincing, Jakarta Utara. Foto: Antara. 

Proses pemadaman dimulai pada pukul 06.11 WIB dengan melokalisasi titik api agar tidak meluas. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 06.30 WIB.

Gatot memastikan seluruh rangkaian operasi pemadaman di lokasi berjalan tanpa kendala. "Alhamdulillah pemadaman sudah berhasil dilakukan dalam keadaan aman dan lancar," kata Gatot.

(Gabriella Thesa Widiari)