Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Foto: Metro TV/ Kautsar Widya Prabowo.
Prabowo Bahas Hunian Layak di Bantaran Rel, Negara Akan Ambil Alih Lahan Strategis
Kautsar Widya Prabowo • 6 April 2026 15:18
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin, ke Istana Kepresidenan, Senin, 6 April 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan hunian layak di kawasan bantaran rel.
Maruarar, yang akrab disapa Ara, mengungkapkan saat ini banyak lahan milik negara di sepanjang jalur rel yang dikuasai pihak tertentu. Ia menegaskan pemerintah akan mengambil kembali lahan tersebut untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rakyat.
Ara menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah. Untuk itu, Kementerian PKP akan berkoordinasi dengan KAI dalam merealisasikan program tersebut.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria dalam konferensi pers di Jakarta. Foto: ANTARA/Aji Cakti.
"Saya juga kemarin datang sudah ke lokasi di Tanah Abang dan juga tadi datang ke Bandung tadi pagi dengan Dirut Kereta Api. Banyak sekali tanah negara yang dikuasai oleh pihak lain dan kita akan kuasai kembali," ujar Ara.
Pemerintah juga berencana segera melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan hunian di Bandung, sebagai langkah awal pemanfaatan lahan negara untuk perumahan rakyat.