Emir Qatar Serukan Keamanan Kolektif Regional di Sidang Majelis Umum PBB

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. (Anadolu Agency)

Emir Qatar Serukan Keamanan Kolektif Regional di Sidang Majelis Umum PBB

Willy Haryono • 23 September 2026 13:24

New York: Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani menyerukan pembentukan "sistem keamanan kolektif regional" untuk menghadapi situasi berbahaya yang tengah dihadapi kawasan.

Dalam pidatonya pada Sidang Majelis Umum PBB sesi ke-81 di New York, Rabu, 23 September 2026, Al-Thani mengatakan ketiadaan sistem keamanan kolektif menjadi salah satu akar persoalan keamanan di kawasan.

Menurut Al-Thani, krisis di kawasan Teluk dapat diselesaikan melalui jalur diplomasi dengan membuka kembali Selat Hormuz dan melanjutkan perundingan untuk mencegah perang serta menjamin keamanan regional, "termasuk Iran."

"Qatar selalu berupaya menyelesaikan perselisihan melalui dialog dan negosiasi. Ini tetap menjadi posisi kami setelah perang-perang yang telah kita saksikan," kata Al-Thani.

Dia menekankan bahwa konflik yang tidak terselesaikan hanya akan menimbulkan biaya yang semakin besar tanpa adanya penyelesaian yang adil.

Mengenai situasi di Jalur Gaza, Al-Thani mengatakan apa yang terjadi di wilayah tersebut merupakan "genosida dalam setiap arti kata". Dia menyebut situasi itu sebagai "noda rasa malu pada hati nurani umat manusia secara keseluruhan."

"Tidak mungkin berbicara tentang tatanan internasional yang adil selama Palestina tetap menjadi titik buta di dalamnya," ujar Al-Thani.

Al-Thani juga mengecam eskalasi Israel di Tepi Barat yang diduduki. Menurut dia, "agresi" tersebut telah meluas ke negara-negara tetangga dan mengancam keamanan kawasan secara keseluruhan.

Emir Qatar itu turut mengecam serangan Israel di Lebanon dan Suriah. Dia menilai Tel Aviv bertindak seolah-olah "memiliki hak untuk mengawasi negara-negara di kawasan."

Seruan Al-Thani tersebut disampaikan di tengah pembahasannya mengenai perlunya penyelesaian konflik melalui diplomasi, dialog, dan negosiasi untuk menjaga keamanan kawasan.

Baca juga: Raja Yordania: Dunia Hanya Kelola Konflik Palestina-Israel, Bukan Menyelesaikannya

(Willy Haryono)