Rupiah Diyakini Bakal Menguat, Ini Alasan Purbaya

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Dok Youtube Metro TV

Rupiah Diyakini Bakal Menguat, Ini Alasan Purbaya

Eko Nordiansyah • 26 May 2026 22:54

Jakarta: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pelemahan rupiah akan berbalik jadi menguat pada bulan depan. Keyakinan ini didasarkan pada fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai cukup baik.

Purbaya menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup baik dengan 5,6 persen di kuartal I 2026. Pertumbuhan ekonomi ditopang belanja pemerintah, konsumsi masyarakat, inflasi terkendali, serta investasi yang masih tumbuh.

"Jadi sebetulnya yang membuat rupiah melemah itu agak membingungkan untuk saya. Karena kalau lihat fundamental ekonomi harusnya menguat," kata dia dalam Top Economy Metro TV, Selasa, 26 Mei 2026.



(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Faktor ekspektasi yang membuat rupiah melemah

Purbaya menjelaskan, kemungkinan faktor yang membuat rupiah melemah saat ini adalah ekspektasi pasar. Untuk itu, ia mengatakan, pemerintah akan berupaya mendorong ekspektasi positif sehingga rupiah bisa kembali menguat.

"Kita akan membangun pondasi ekonomi yang kuat ke depan. Biasanya kalau ekonomi bagus, investor akan masuk ke sini. Investor akan masuk ke negara-negara yang pertumbuhan ekonomi bagus. Harusnya rupiah akan menguat secara signifikan," ungkapnya.

Ia bahkan sempat menyebut rupiah akan kembali ke level Rp15 ribu per dolar AS pada Juni 2026. Tak sekedar keyakinan, Purbaya mengungkapkan, pemerintah melakukan berbagai upaya salah satunya intervensi di pasar obligasi.

"Kita sudah masuk bond market. Walau rupiah gonjang-ganjing bond market tetap stabil, yieldnya cenderung turun, asing juga sudah mulai masuk ke bond market. Itu salah satu upaya membangun ekspektasi nilai tukar," tegas dia.

(Eko Nordiansyah)