Bangun Sekolah Rakyat Tahap 2 di 100 Titik, PU Serap 97 Ribu Warga Lokal

Sekolah Rakyat. (Foto: Kementerian PU)

Bangun Sekolah Rakyat Tahap 2 di 100 Titik, PU Serap 97 Ribu Warga Lokal

Lukman Diah Sari • 26 October 2026 16:35

Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi yang tersebar di 32 provinsi. Proyek berkapasitas total 122.000 siswa ini menyerap 97.000 tenaga kerja lokal yang mayoritas direkrut dari warga sekitar lokasi proyek.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyediaan fasilitas pendidikan layak dan modern. Program ini adalah bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera.

“Yang kita bangun bukan sekadar gedung sekolah. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi penerus bangsa melalui akses pendidikan yang layak dan modern. Karena itu kualitas infrastruktur tetap menjadi prioritas utama,” tegas Dody dalam keterangan resminya, Senin, 26 Oktober 2026.

Dalam prosesnya, Kementerian PU berkolaborasi dengan Batalyon Teritorial Pembangunan TNI-AD untuk mempercepat konstruksi, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Proyek ini juga dirancang menggerakkan ekonomi warga sekitar melalui penggunaan material lokal, katering pekerja, hingga jasa transportasi sejak masa konstruksi.

Saat ini, kapasitas tiap lokasi Sekolah Rakyat Tahap II telah ditingkatkan dari 1.080 menjadi 1.260 siswa. Penambahan ruang belajar dan asrama ini sesuai arahan Presiden Prabowo agar semakin banyak anak dari keluarga prasejahtera mendapat pendidikan berkualitas.

Dengan semangat Pasal 34 UUD 1945, kata Dody, pembangunan Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan menjadi salah satu kunci memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Secara keseluruhan, dari Sabang sampai Merauke, mereka yang selama ini tidak pernah merasakan sekolah, bisa disekolahkan di sini. Bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan, dikasih fasilitas yang megah. Jadi Pak Presiden Prabowo Subianto memuliakan anak-anak dari kalangan prasejahtera,” kata Dody.

Sekolah Rakyat. (Foto: Kementerian PU)

Sekolah Rakyat Tahap II dibangun dengan konsep kawasan terpadu. Fasilitasnya mencakup gedung SD hingga SMA, laboratorium, asrama, rusun guru, kantin, gedung serbaguna, rumah ibadah, hingga guest house. Kawasan juga dilengkapi sistem CCTV, lapangan upacara, serta lapangan mini soccer dan basket.

Ke depan, Kementerian PU akan melanjutkan Sekolah Rakyat Tahap III di 100 lokasi baru berkapasitas lebih dari 2.000 siswa per lokasi dengan penyesuaian bangunan menjadi empat lantai. Langkah ini sejalan dengan Sasaran Utama PU 608 untuk menekan angka kemiskinan hingga 0 persen dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

(Lukman Diah Sari)