BMKG: 12 Daerah di Sulut Siaga Kekeringan Meteorologis

Ilustrasi: Musim kemarau panjang masih dirasakan petani di wilayah selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. ANTARA/Ahmad Fikri.

BMKG: 12 Daerah di Sulut Siaga Kekeringan Meteorologis

Lukman Diah Sari • 23 October 2026 07:37

Manado: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 12 kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berstatus siaga kekeringan meteorologis.

"Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis (PDKM) Dasarian III Oktober 2026 tanggal 21 sampai dengan 31 Oktober 2026 terdapat potensi kekeringan meteorologis di wilayah Provinsi Sulawesi Utara," kata Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV, Nasrol Adil, di Manado, Kamis, 22 Oktober 2026, melansir Antara.

Dalam laporan Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Provinsi Sulut Dasarian III, Nasrol merinci 12 wilayah dengan potensi siaga kekeringan meteorologis tersebut, meliputi:
  1. Kabupaten Bolaang Mongondow
  2. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
  3. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
  4. Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
  5. Kota Kotamobagu
  6. Kota Manado
  7. Kota Bitung
  8. Kota Tomohon
  9. Kabupaten Minahasa
  10. Kabupaten Minahasa Tenggara
  11. Kabupaten Minahasa Utara
  12. Kabupaten Kepulauan Sitaro

Ilustrasi-Seorang petani menabur pupuk urea pada tanaman padi yang mengalami kekeringan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/agr


Sementara itu, wilayah yang masuk dalam kategori waspada kekeringan meteorologis mencakup Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Bolaang Mongondow.

"Masyarakat diimbau mengambil langkah pencegahan secara proaktif, dilarang dilarang membakar sampah, membuka lahan dengan cara dibakar, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan guna mencegah kebakaran lahan di tengah embusan angin yang kuat," ajaknya.

Mengingat prediksi curah hujan yang masih berada dalam kategori rendah, masyarakat juga dianjurkan bijak menggunakan air bersih demi menjaga ketersediaan cadangan harian. Apabila memerlukan informasi cuaca dan iklim yang lebih rinci, warga dapat langsung menghubungi Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG terdekat.

(Lukman Diah Sari)