Inggris Siapkan Langkah Komprehensif atas Ekspansi Permukiman Israel di Tepi Barat

PM Inggris Andy Burnham. (Anadolu Agency)

Inggris Siapkan Langkah Komprehensif atas Ekspansi Permukiman Israel di Tepi Barat

Muhammad Reyhansyah • 8 September 2026 11:08

London: Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengecam perluasan permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki dan menyebutnya "tidak dapat diterima". Pemerintah Inggris kembali menegaskan akan mengumumkan langkah komprehensif sebagai respons terhadap ekspansi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan dalam percakapan telepon dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al Thani, Senin, 7 September 2026. Burnham mengatakan pemerintahnya berfokus mendorong deeskalasi di Timur Tengah serta mendukung negara-negara mitra dalam memulihkan stabilitas dan keamanan kawasan.

Dalam pembicaraan mengenai situasi Israel dan Gaza, Burnham juga menyampaikan bahwa pemerintah akan mengumumkan sejumlah langkah sebagai respons terhadap meningkatnya pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat.

"Pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat tidak dapat diterima," demikian pernyataan Downing Street, dikutip dari TRT World.

Pemerintah Inggris menyebut langkah tersebut akan diumumkan pada waktunya, tanpa merinci bentuk tindakan yang akan diambil.

Perkembangan itu terjadi ketika kekerasan oleh pemukim Israel dan operasi militer Israel di Tepi Barat terus meningkat. Aktivitas pembangunan permukiman, pembangunan jalan, serta pembatasan pergerakan warga Palestina juga terus meluas sejak pecahnya perang di Gaza pada Oktober 2023.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pada Agustus bahwa kekerasan pemukim Israel telah mencapai tingkat yang "belum pernah terjadi sebelumnya". Lebih dari 1.430 serangan yang menimbulkan korban atau kerusakan properti telah didokumentasikan sepanjang 2026 hingga awal Agustus.

Menurut data Palestina, sekitar 750.000 pemukim Israel kini tinggal di 156 permukiman dan 360 pos permukiman di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur.

Baca juga: Ditekan AS, Netanyahu Perintahkan Pembongkaran Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

(Willy Haryono)