Danantara Ubah Strategi Bisnis PalmCo, Bidik Ekspor dan Hilirisasi Global

Ilustrasi minyak sawit. Foto: dok Ditjenbun Kementan.

Danantara Ubah Strategi Bisnis PalmCo, Bidik Ekspor dan Hilirisasi Global

Husen Miftahudin • 2 September 2026 12:58

Jakarta: Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengubah model bisnis PalmCo dengan memperluas pasar ke tingkat internasional. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi PalmCo sebagai pemain global dalam industri minyak kelapa sawit.
 
"Yang dulunya semuanya mayoritas adalah (pasar) di dalam negeri, sekarang kami ingin penetrasi ke ekspor, dari kelebihan DMO yang kita miliki. Kami bisa ekspor, itu tahap satu," ujar Dony seperti dikutip dari Antara, Rabu, 2 September 2026.
 
Dony mengatakan perubahan model bisnis tersebut dibahas dalam pertemuannya dengan jajaran direksi PalmCo. Pembahasan berfokus pada strategi transformasi perusahaan untuk memperluas jangkauan bisnis.
 
Transformasi diarahkan melalui peningkatan kapasitas ekspor dengan memanfaatkan kelebihan pasokan setelah PalmCo memenuhi kewajiban pasar domestik atau Domestic Market Obligation (DMO).
 
Dengan strategi tersebut, PalmCo tidak lagi hanya mengandalkan pasar dalam negeri. Perusahaan mulai mengembangkan kapasitas untuk masuk ke pasar internasional melalui ekspor produk sawit.
 


BP BUMN Dorong Telkomsel Tangkap Peluang Bisnis AI

(Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. Foto: dok Metrotvnews.com)

 

Siapkan refinery di luar negeri

 
Selain memperluas ekspor, PalmCo menyiapkan strategi hilirisasi untuk memperkuat posisi di pasar global. Salah satu rencananya ialah membangun fasilitas pengolahan minyak sawit atau refinery di luar negeri.
 
"Kami mau bangun refinery di luar, sehingga kami nanti bisa menjadi refined palm oil," ujar Dony.
 
Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk sawit sekaligus memperkuat daya saing PalmCo dalam menghadapi persaingan industri sawit global.
 
Strategi ekspor dan pembangunan refinery di luar negeri menjadi bagian dari transformasi PalmCo dari perusahaan yang berorientasi pada pasar domestik menjadi perusahaan dengan jangkauan bisnis global.
 
Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas perusahaan sekaligus memperkuat daya saing PalmCo dalam industri minyak kelapa sawit internasional.

(Husen Miftahudin)