Progres pembangunan Jalan Layang Latumenten di Jakarta Barat. Foto: Antara/HO-Binas Marga.
Pembangunan Jalan Layang Latumenten Memasuki Pemasangan Gelagar Beton Pracetak
Anggi Tondi Martaon • 21 May 2026 10:21
Jakarta: Progres pembangunan Jalan Layang Latumenten Jakarta Barat, memasuki tahapan erection girder atau proses pengangkatan dan pemasangan gelagar beton pracetak sebagai struktur utama. Tahapan tersebut dinilai bagian penting dalam pembangunan.
"Tahapan ini merupakan bagian penting dalam pembentukan struktur utama jalan layang yang nantinya menopang beban lalu lintas," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, dikutip dari Antara, Kamis, 21 Mei 2026.
Wenny mengatakan, pembangunan jalan layang ini dilakukan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas. Sekaligus mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Jakarta Barat.
"Pekerjaan saat ini memasuki tahap pengangkatan dan pemasangan gelagar beton pracetak ke posisi rencana pada struktur jalan layang menggunakan alat berat. Saat ini pembangunannya sudah mencapai 41,28 persen," ungkap Wenny.
Wenny menjelaskan, pekerjaan erection girder sisi barat Jalan Latumenten dilaksanakan pada 18-26 Mei 2026 pukul 22.00-04.00 WIB. Sedangkan pekerjaan di sisi timur Jalan Makaliwe Raya dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei hingga 5 Juni 2026 pada jam yang sama.

Progres pembangunan Jalan Layang Latumenten di Jakarta Barat. Foto: Antara/HO-Binas Marga.
Jalan layang Latumenten dibangun dengan panjang sisi barat mencapai 435 meter. Sedangkan pembangunan di sisi timur sepanjang 426 meter dengan lebar 11 meter.
"Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan Latumenten dan sekitarnya," ujar Wenny.