Transbandara TransJakarta. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti.
Penumpang TransJakarta Soetta Minta Operasional Disesuaikan Jam Penerbangan
Nattasya Amani Vrazeti • 1 September 2026 18:53
Jakarta: Tarif bus TransJakarta rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) atau kode koridor SH2 resmi disesuaikan menjadi Rp15.000 per sekali jalan. Meski tak keberatan dengan besaran biaya baru tersebut, sejumlah penumpang meminta pengelola mengevaluasi jam operasional bus agar selaras dengan jadwal penerbangan pesawat.
“Lebih ke jam ya. Kadang kita kan pesawat pertama itu subuh, dini hari. Kadang kita ya masih sulit gitu loh,” ujar salah satu penumpang, Yansen, 30, kepada Metrotvnews.com di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Selasa, 1 September 2026.
Yansen menilai jam operasional layanan bandara semestinya mengacu pada pola keberangkatan calon penumpang pesawat, bukan mengikuti ritme jam kantor. Ia mencontohkan, pengguna yang memiliki penerbangan pukul 05.00 atau 07.00 WIB sudah harus tiba di bandara untuk boarding sejak pukul 03.00 atau 04.00 WIB.
Meski menyuarakan penyesuaian jam operasional, Yansen memaklumi penetapan tarif baru ini. Angka Rp15.000 dinilai masih jauh lebih hemat ketimbang ongkos taksi atau transportasi berbasis aplikasi.
“Kalau masalah tarif sih menurut saya enggak masalah ya, 15.000 itu masih terbilang murah ya. Terbilang masih buat warga tuh masih bisa terbilang masuk di kantong lah,” tambah Yansen.
Penumpang lainnya Claricha, 18, menganggap kenaikan tarif promosi dari Rp3.500 menjadi Rp15.000 tergolong sepadan dengan jarak serta fasilitas penunjang yang disediakan di dalam armada.
“Menurut aku perubahan harga dari 3,5 [3.500] ke 15.000 worth it-worth it aja, apalagi untuk jarak yang cukup jauh dan juga masuk biaya tol ya. Apalagi di TJ Bandara ini tidak begitu ramai dengan penumpang, jadi menurut aku worth it aja untuk harga 15.000,” kata Claricha.
.jpeg)
Transbandara TransJakarta. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti.
Fasilitas ruang khusus penyimpanan koper di dalam armada turut menjadi nilai tambah yang memudahkan mobilitas para pelancong membawa barang bawaan.
“Menurut aku sih sepadan-sepadan aja untuk harga 15.000 dengan fasilitas seperti ini, karena kita sudah disediakan tempat untuk koper ya, jadi tidak repot lagi,” tutur Claricha.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan tarif penyesuaian sebesar Rp15.000 per sekali jalan mulai Selasa, 1 September 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan angka tersebut ditetapkan berdasarkan kajian mendalam demi menjaga keberlanjutan operasional rute, tanpa mencabut subsidi pemerintah pada layanan transportasi umum.
Merujuk pada laman resmi TransJakarta, layanan bus koridor SH2 ini melayani penumpang setiap hari mulai pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB dari kedua titik arah.