Pemerintah Aceh Sampaikan Dukacita Mendalam atas Wafatnya Abu Doto

Mantan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah atau Abu Doto (ANTARA)

Pemerintah Aceh Sampaikan Dukacita Mendalam atas Wafatnya Abu Doto

Silvana Febiari • 13 June 2026 17:09

Banda Aceh: Pemerintah Aceh menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya Gubernur Aceh periode 2012-2017, dr. Zaini Abdullah. Almarhum yang akrab disapa Abu Doto itu dikenang sebagai sosok yang berjasa bagi Aceh.

Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, pemerintah Aceh turut berduka atas berpulangnya dr. Zaini Abdullah," kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, dilansir dari Antara, Sabtu, 13 Juni 2026. 

Sebelumnya, mantan Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, sekitar pukul 12.24 WIB. "Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada almarhum serta memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Nurlis.
 


Nurlis mengatakan, kepergian dr. Zaini Abdullah menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Aceh. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang mengabdikan diri untuk daerah dan masyarakat, baik melalui profesinya sebagai dokter maupun kiprahnya sebagai pemimpin daerah.

Saat menjadi Gubernur Aceh, kata dia, almarhum turut berkontribusi dalam berbagai upaya pembangunan daerah dan penguatan perdamaian yang menjadi pondasi penting bagi kemajuan Aceh.


Arsip - Mantan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah atau Abu Doto. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra


Dedikasi dan pengabdiannya, kini menjadi bagian dari perjalanan sejarah Aceh yang akan terus dikenang masyarakat Aceh. Salah satunya pengembangan Masjid Raya Baiturrahman.

Pemerintah Aceh menyampaikan penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada daerah dan masyarakat. Seluruh masyarakat diajak untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Semoga almarhum khusnul khatimah dan segala amal pengabdiannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir," demikian Nurlis Effendi.

(Silvana Febiari)