Kapolda Metro Jaya Instruksikan Pendekatan Humanis Mengawal Demo

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri. Foto: Antara

Kapolda Metro Jaya Instruksikan Pendekatan Humanis Mengawal Demo

M Sholahadhin Azhar • 12 June 2026 14:45

Jakarta: Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengingatkan seluruh personel mengawal demonstrasi mahasiswa, dengan pendekatan humanis. Hal ini sebagai upaya mengedepankan pelayanan pada masyarakat.

"Saya titip kepada seluruh personel, adik-adik mahasiswa adalah keluarga kita. Mereka bukan lawan, melainkan warga masyarakat yang harus kita layani, kita jaga, dan kita amankan dengan sebaik-baiknya," kata Asep dikutip dari Antara, Jumat, 12 Juni 2026.

Asep menekankan pentingnya rasa sabar dan sikap terukur bagi 6.088 personel gabungan TNI-Polri yang disiagakan di lapangan. Personel terdiri atas 500 personel TNI, 1.000 personel Korbrimob, 200 personel BKO Korsabhara, 3.802 personel Polda Metro Jaya, serta 586 personel jajaran Polres Metro.

Ia meminta anggotanya tidak mudah terpancing emosi dalam menghadapi dinamika massa di sejumlah titik. Yakni, titik seperti Gedung DPR/MPR RI, Patung Kuda, hingga kawasan Cikini.
 


Untuk menjamin komitmen humanis tersebut, Jenderal berbintang tiga itu memastikan tidak ada satu pun personel pengamanan yang dibekali atau membawa senjata api ke lokasi aksi. ?Ia juga menginstruksikan seluruh pergerakan pasukan berada dalam satu komando resmi.

"Seluruh tindakan di lapangan harus satu komando. Tidak boleh ada inisiatif sendiri tanpa instruksi. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, terukur, dan sesuai prosedur," kata Asep.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan bahwa kehadiran ribuan petugas di lapangan bukan untuk menghalangi aspirasi. Melainkan, memastikan hak konstitusional mahasiswa berjalan aman tanpa mengorbankan kenyamanan warga lainnya.

"Kami mengimbau dan mengajak adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya dengan baik, tertib, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat lainnya yang beraktivitas," ujar Budi.

Pihak kepolisian juga meminta para mahasiswa untuk saling menjaga barisan. Sehingga, tidak disusupi oleh kelompok lain yang berniat memprovokasi atau merusak kesantunan jalannya aksi.


Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri. Foto: Antara

Untuk menjaga kelancaran aktivitas warga Jakarta, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiagakan personel di berbagai titik rawan macet. Hal tersebut, una melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional dan humanis.

"Kami berharap kegiatan pelayanan dan pengamanan penyampaian pendapat ini dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan terkendali," kata Budi.

(M Sholahadhin Azhar)