Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memberi keterangan pada media terkait operasi pencarian hari ketiga tim jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Pos SAR Pantai Marina Carita, Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Septemb
Basarnas Kerahkan 11 Kapal Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Silvana Febiari • 10 September 2026 19:53
Pandeglang: Badan SAR Nasional (Basarnas) mengerahkan 11 kapal untuk mencari lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Pencarian tersebut melibatkan lebih dari 300 personel.
"Hari pertama kita melaksanakan di tiga sektor (instansi pemerintah) dengan kekuatan yang ada; hari kedua, kita melaksanakan di lima sektor, dan hari ini kita kembangkan sampai di enam sektor dengan 11 kekuatan kapal," kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii di Pos SAR Pantai Marina Carita, Pandeglang, dilansir dari Antara, Kamis, 10 September 2026.
Sebanyak 11 kapal tersebut terdiri dari KRI TNI Angkatan Laut, kapal kepolisian, kapal Basarnas, serta kapal dari potensi SAR di wilayah.
"Dalam operasi yang ada di posko ini, tentunya seluruh potensi, baik itu teman-teman dari kepolisian, teman-teman dari angkatan darat, khususnya pemerintah daerah yang dipimpin oleh Bapak Gubernur, memberikan dukungan penuh melalui BPBD yang ada," paparnya.
Ia menegaskan pemerintah memberikan perhatian khusus untuk segera menemukan dan mengevakuasi korban dalam kondisi selamat.
"Sekarang kekuatan masih tersebar, dan kekuatan ini telah bersinergi di bawah koordinator SAR Mission Coordinator yang dijabat oleh kepala kantor SAR Banten. Operasi ini melibatkan dua kantor SAR yang ada di Banten dan yang ada di Lampung, dengan kekuatan seperti yang tadi saya sampaikan," ucap Syafii.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii di Pos SAR Pantai Marina Carita, Pandeglang. (Metro TV/ Seprinal Sri Putra)
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari posko SAR. Rapat koordinasi akan digelar pada pagi hari, sementara evaluasi dilakukan pada sore hari.
"Karena itu, kita mengharapkan informasi-informasi nanti yang akan disampaikan, itu menjadi informasi yang resmi disampaikan oleh pemerintah," tuturnya.